Bahas Kegiatan Umat, LDII Jakarta dan MUI Diskusi Santai Sambil Menikmati Kuliner Khas Timur Tengah

ldii jakarta


Jakarta – Pengurus Harian LDII Kota Jakarta Pusat mengadakan pertemuan dengan Ketua Umum, Wakil Ketua Umum juga Sekretaris Umum MUI Kota Jakarta Pusat di sebuah rumah makan bertemakan Timur Tengah di bilangan Pramuka Jakarta Pusat, Jum’at sore 5 Maret 2022.

Purwanto Hadi selaku Ketua DPD LDII Jakarta Pusat yang didampingi Wakil Ketua masing-masing H. Abdul Rahman Nasrullah dan M. Rofiq Sujarwanto serta Sekretaris Sukarjan menyampaikan, “Silaturrahim LDII dan MUI lebih sering dalam agenda satu tahun kegiatan adalah ibadah bersama, sinergi kegiatan yang senantiasa dalam suasana formal. Maka diperlukan silaturrahim yang lebih santai dan hangat.” 

Hal senada juga ditambahkan K.H. Imam Bashori selaku Dewan Penasihat DPD LDII Kota Jakarta Pusat sekaligus sebagai salah satu jajaran pimpinan di MUI Kota Jakarta Pusat. “Silaturrahim santai juga tetap masih bisa diselipkan dengan membahas kegiatan-kegiatan yang bermanfaat untuk umat,” jelas K.H. Imam Bashori.


ldii jakarta


Dalam silaturrahim kali ini Ketum MUI Kota Jakarta Pusat K.H. Robi Fadil Muhammad menyampaikan informasi tentang situasi dan keadaan umat Islam di wilayah Kota Jakarta Pusat. Setelah itu Ia juga mendengarkan usulan dan pendapat yang disampaikan LDII Jakarta Pusat. Ketum MUI menerima, menyambut baik sekaligus memberikan arahan secara teknis usulan Program Kegiatan Kolaborasi atau sinergi antara LDII dengan MUI Kota Jakarta Pusat. Manfaat kegiatan ini nanti bisa dirasakan langsung oleh umat, bahkan beberapa arahan/usulan dari Wakil Ketum MUI H. Farhat, juga menambah kualitas program yang kelak jika bisa diwujudkan bersama maka kesulitan-kesulitan umat bisa teratasi dengan lebih baik.

Menutup obrolan silaturrahim hangat dengan menikmati hidangan makanan dan minuman khas Timur Tengah. Dilanjutkan dengan doa bersama dengan sama-sama berharap musibah pandemi covid-19 yang menerpa umat, dapat segera diangkat Allah SWT. Juga bisa mengaktifkan kembali roda-roda kegiatan umat lainnya baik dalam hal ibadah, sosial dan ekonomi syariah yang selama pandemi dirasa cukup mempengaruhi situasi dan kondisi dalam menjalankan kegiatan. (kim/mufiqs)

0 Komentar