SAMBUTAN KETUA DPR RI PADA PENCANANGAN PENGHIJAUAN NASIONAL LDII GO GREEN 2010


SAMBUTAN KETUA DPR RI

PADA PENCANANGAN PENGHIJAUAN NASIONAL LDII GO GREEN 2010


Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


Dengan mengucap syukur alhandulillah, setelah membaca Laporan Pencanangan Penghijauan Nasional LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia) Go Green 2010 ini, saya mengetahui dan menyambut baik metode dakwah billisan dan bilqolam yang dilakulan oleh LDII. Kali ini, LDII dalam dakwahnya sungguh tepat menangkap isu lingkungan hidup, yaitu dengan melaksanakan gerakan penghijauan di seluruh Indonesia, sebagai pelaksanaan dakwah bilhal.

Pelestarian alam dan lingkungan hidup ini tak terlepas dari peran manusia, sebagai khalifah di muka bumi, sebagaimana yang disebut dalam QS Al-Baqarah: 30:


“Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, “Aku hendak

menjadikan khalifah di bumi.”…. (QS Al-Baqarah: 30).


Arti khalifah di sini adalah: “seseorang yang diberi kedudukan oleh Allah untuk mengelola suatu wilayah, ia berkewajiban untuk menciptakan suatu masyarakat yang hubungannya dengan Allah baik, kehidupan masyarakatnya harmonis, dan agama, akal dan budayanya terpelihara”. Di samping itu, Surat Ar-Rahman, khususnya ayat 1-12, adalah ayat yang luar biasa indah yang menggambarkan penciptaan alam semesta dan tugas manusia sebagai khalifah. Ayat ini ditafsirkan secara lebih spesifik oleh Sayyed Hossein Nasr, dalam dua bukunya “Man and Nature (1990)” dan “Religion and the Environmental Crisis (1993)”. Dari ayat tersebut dijelaskan bahwa tugas manusia,


terutama muslim/muslimah di muka bumi ini adalah sebagai khalifah (pemimpin) dan sebagai wakil Allah dalam memelihara bumi (mengelola lingkungan hidup).

Beberapa ayat alquran yang menjelaskan tentang amanah menjaga kelestarian alam dan lingkungan hidup juga didapatkan pada Quran Surat Al An’aam 79 dan ayat 101, Quran Surat Hud ayat 7, yang menjelaskan mengenai pencipta lagit dan bumi: “Allah pencipta langit dan bumi (alam semesta) dan hanya Dialah sumber pengetahuannya”. Ayat-ayat ini menjelaskan bahwa tauhid adalah salah satu kunci untuk memahami masalah lingkungan hidup. Tauhid adalah pengakuan kepada ke-esa- an Allah serta pengakuan bahwa Dia-lah pencipta alam semesta ini.

Sementara, perintah Allah yang mewajibkan manusia untuk melestarikan lingkungan hidup, secara jelas tertera pada Quran Surat Al A’raaf 56:

“Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepadaNya ” (QS Al A’raaf: 56).

Allah SWT, secara lebih rinci mengurai tugas manusia menjaga keseimbangan lingkungan hidup, seperti yang difirmankanNya dalam Quran Surat Al Hijr 19. Bahkan, secara jelas Quran juga menggambarkan siklus hidrologi melalui Surat Ar Ruum 48, Surat An Nuur 43, Surat Al A’raaf 57, Surat An Nabaa’ 14-16, Surat Al Waaqi’ah 68-70, dan beberapa Surat/Ayat lainnya. Penjelasan mengenai siklus hidrologi dalam berbagai firman Allah merupakan pertanda bahwa manusia wajib mempelajarinya.

Ayat-ayat ini menunjukkan bahwa proses perubahan diciptakan untuk memelihara keberlanjutan (sustainability) bumi. Dan kewajiban manusia di bumi, sebagai khalifah, adalah memanfaatkan dan menjaga kelestarian alam, sekaligus menjaga agar siklus perubahan lingkungan hidup tetap seimbang. Ini adalah tugas  yang tidak mudah.

Untuk itu, gagasan LDII dalam mendakwahkan gerakan penghijauan patut kita dukung. Kita menyadari bahwa gerakan penghijauan memang merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Republik Indonesia dalam rangka menangkal bahaya pemanasan global (global warming) dan perubahan iklim (climate change). Indonesia mulai tahun 2010 mempunyai program penanaman satu milyar pohon. Pekerjaan ini tentu saja melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk para ulama di LDII.

Sungguh tepat apabila LDII sebagai mitra pemerintah meneruskan dan mengembangkan pelaksanaan dan penyuluhan penanaman pohon sebagai upaya reforestasi (penghutanan kembali), penanaman tanaman hortikultura untuk perkebunan, pengembangan tanaman pangan, maupun penanaman tanaman hias di perkotaan. Penanaman kembali pesisir pantai dengan tanaman (mangrove) juga penting untuk revegetation.

Demikian, sambutan kami. Semoga gerakan LDII Go Green 2010 ini berhasil dan berkesinambungan, sebagai upaya menjaga lingkungan yang diamanahkan Allah SWT, pencipta alam semesta. Terimakasih.

Wallahul Muwafiq Illa Aqwaamith Thariq, Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Jakarta, 9 November 2010

KETUA

DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA



Dr. H. Marzuki Alie


0 Komentar