Sanggau - Musibah banjir yang belum surut dan cenderung meluas mendorong DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) kabupaten Sanggau mendonasikan dana Rp 10 juta membantu warga yang terkena dampak banjir di beberapa Kecamatan di Kabupaten Sanggau, Kalbar, Rabu 10 November 2021. "Alhamdulillah pada hari ini kami bisa menyampaikan Bantuan dari LDII Sanggau, sebagai bentuk kepedulian atas musibah banjir, dan semoga bisa membantu meringankan warga Sanggau yang terdampak banjir," kata Ketua DPD LDII Kabupaten Sanggau, Nur Kurniawan didampingi sejumlah pengurus harian. Bantuan dari LDII diterima langsung Wakil Bupati Yohanes Ontot mewakili Pemerintah Kabupaten Sanggau Dijelaskannya, donasi yang mereka serahkan merupakan sumbangan dari pengurus dan anggota LDII Sanggau. "Donasi yang kami serahkan  merupakan wujud dari rasa kebersamaan dan kepekaan dari warga LDII Sanggau sebagai sesama warga Sanggau yang terkena musibah banjir. "Perlu kami sampaikan bahwa kita tidak bisa berdiam diri bahkan hanya mengharapkan bantuan dari Pemerintah," tegasnya. Disadari pula, musibah pandemi Covid 19 menurut Wawan panggilan akrabnya telah menguras energi, waktu dan dana yang cukup besar,. "Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa pemerintah sekarang sedang menghadapi bencana pandemi Covid-19, maka ketika pandemi belum berakhir datang musibah banjir, kita harus gotong royong dan peduli antar sesama," jelasnya.  Untuk itulah, Ia mengajak seluruh elemen masyarakat bersatu padu bergandengan tangan dengan Pemerintah untuk sama-sama menghadapi bencana ini. "Mari kita bergandengan tangan, bahu membahu bersama pemerintah, dalam menghadapi bencana ini. Kami yakin bersama kita bisa menghadapi dan melewati semua cobaan bencana ini,"ujarnya. Sedangkan Wakil Bupati Sanggau Yohanes Ontot mengapresiasi atas bantuan yang diberikan LDII Kabupaten Sanggau. "Apa yang dilakukan LDII ini harusnya menjadi contoh bagi kita semua untuk peduli dengan musibah yang dialami masyarakat kita di Sanggau,"katanya. Ontot menjelaskan, Bencana banjir ini memang membutuhkan perhatian juga kepedulian semua pihak. LDII adalah lembaga dakwah yang tidak hanya mengajak orang untuk melakukan kebaikan-kebaikan. Tetapi juga sebuah lembaga Islam yang menunjukan aksi nyata membantu warga Sanggau yang terdampak banjir. "Kami berterimakasih kepada LDII yang mempercayakan kepada kami sebagai Pemerintah Daerah untuk mengelola uang yang kami terima dari keluarga besar LDII untuk membantu masyarakat Sanggau yang terdampak banjir,"jelasnya. Selanjutnya, setiap bantuan yang masuk akan dibuatkan laporan. "Bantuan, atau donasi yang diterima pemerintah daerah akan kita susun laporan sehingga dapat dipertanggungjawabkan. Semua dana harus tercatat dan tepat sasaran," tegasnya

LDII SANGGAU - Musibah banjir yang belum surut dan cenderung meluas mendorong DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) kabupaten Sanggau mendonasikan dana Rp 10 juta membantu warga yang terkena dampak banjir di beberapa Kecamatan di Kabupaten Sanggau, Kalbar, Rabu 10 November 2021.

"Alhamdulillah pada hari ini kami bisa menyampaikan Bantuan dari LDII Sanggau, sebagai bentuk kepedulian atas musibah banjir, dan semoga bisa membantu meringankan warga Sanggau yang terdampak banjir," kata Ketua DPD LDII Kabupaten Sanggau, Nur Kurniawan didampingi sejumlah pengurus harian.

Bantuan dari LDII diterima langsung Wakil Bupati Yohanes Ontot mewakili Pemerintah Kabupaten Sanggau Dijelaskannya, donasi yang mereka serahkan merupakan sumbangan dari pengurus dan anggota LDII Sanggau. "Donasi yang kami serahkan  merupakan wujud dari rasa kebersamaan dan kepekaan dari warga LDII Sanggau sebagai sesama warga Sanggau yang terkena musibah banjir.

"Perlu kami sampaikan bahwa kita tidak bisa berdiam diri bahkan hanya mengharapkan bantuan dari Pemerintah," tegasnya.

Disadari pula, musibah pandemi Covid 19 menurut Wawan panggilan akrabnya telah menguras energi, waktu dan dana yang cukup besar,. "Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa pemerintah sekarang sedang menghadapi bencana pandemi Covid-19, maka ketika pandemi belum berakhir datang musibah banjir, kita harus gotong royong dan peduli antar sesama," jelasnya.

Untuk itulah, Ia mengajak seluruh elemen masyarakat bersatu padu bergandengan tangan dengan Pemerintah untuk sama-sama menghadapi bencana ini.


Sanggau - Musibah banjir yang belum surut dan cenderung meluas mendorong DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) kabupaten Sanggau mendonasikan dana Rp 10 juta membantu warga yang terkena dampak banjir di beberapa Kecamatan di Kabupaten Sanggau, Kalbar, Rabu 10 November 2021. "Alhamdulillah pada hari ini kami bisa menyampaikan Bantuan dari LDII Sanggau, sebagai bentuk kepedulian atas musibah banjir, dan semoga bisa membantu meringankan warga Sanggau yang terdampak banjir," kata Ketua DPD LDII Kabupaten Sanggau, Nur Kurniawan didampingi sejumlah pengurus harian. Bantuan dari LDII diterima langsung Wakil Bupati Yohanes Ontot mewakili Pemerintah Kabupaten Sanggau Dijelaskannya, donasi yang mereka serahkan merupakan sumbangan dari pengurus dan anggota LDII Sanggau. "Donasi yang kami serahkan  merupakan wujud dari rasa kebersamaan dan kepekaan dari warga LDII Sanggau sebagai sesama warga Sanggau yang terkena musibah banjir. "Perlu kami sampaikan bahwa kita tidak bisa berdiam diri bahkan hanya mengharapkan bantuan dari Pemerintah," tegasnya. Disadari pula, musibah pandemi Covid 19 menurut Wawan panggilan akrabnya telah menguras energi, waktu dan dana yang cukup besar,. "Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa pemerintah sekarang sedang menghadapi bencana pandemi Covid-19, maka ketika pandemi belum berakhir datang musibah banjir, kita harus gotong royong dan peduli antar sesama," jelasnya.  Untuk itulah, Ia mengajak seluruh elemen masyarakat bersatu padu bergandengan tangan dengan Pemerintah untuk sama-sama menghadapi bencana ini. "Mari kita bergandengan tangan, bahu membahu bersama pemerintah, dalam menghadapi bencana ini. Kami yakin bersama kita bisa menghadapi dan melewati semua cobaan bencana ini,"ujarnya. Sedangkan Wakil Bupati Sanggau Yohanes Ontot mengapresiasi atas bantuan yang diberikan LDII Kabupaten Sanggau. "Apa yang dilakukan LDII ini harusnya menjadi contoh bagi kita semua untuk peduli dengan musibah yang dialami masyarakat kita di Sanggau,"katanya. Ontot menjelaskan, Bencana banjir ini memang membutuhkan perhatian juga kepedulian semua pihak. LDII adalah lembaga dakwah yang tidak hanya mengajak orang untuk melakukan kebaikan-kebaikan. Tetapi juga sebuah lembaga Islam yang menunjukan aksi nyata membantu warga Sanggau yang terdampak banjir. "Kami berterimakasih kepada LDII yang mempercayakan kepada kami sebagai Pemerintah Daerah untuk mengelola uang yang kami terima dari keluarga besar LDII untuk membantu masyarakat Sanggau yang terdampak banjir,"jelasnya. Selanjutnya, setiap bantuan yang masuk akan dibuatkan laporan. "Bantuan, atau donasi yang diterima pemerintah daerah akan kita susun laporan sehingga dapat dipertanggungjawabkan. Semua dana harus tercatat dan tepat sasaran," tegasnya


"Mari kita bergandengan tangan, bahu membahu bersama pemerintah, dalam menghadapi bencana ini. Kami yakin bersama kita bisa menghadapi dan melewati semua cobaan bencana ini,"ujarnya.

Sedangkan Wakil Bupati Sanggau Yohanes Ontot mengapresiasi atas bantuan yang diberikan LDII Kabupaten Sanggau.

"Apa yang dilakukan LDII ini harusnya menjadi contoh bagi kita semua untuk peduli dengan musibah yang dialami masyarakat kita di Sanggau,"katanya.

Ontot menjelaskan, Bencana banjir ini memang membutuhkan perhatian juga kepedulian semua pihak. LDII adalah lembaga dakwah yang tidak hanya mengajak orang untuk melakukan kebaikan-kebaikan.

Tetapi juga sebuah lembaga Islam yang menunjukan aksi nyata membantu warga Sanggau yang terdampak banjir.

"Kami berterimakasih kepada LDII yang mempercayakan kepada kami sebagai Pemerintah Daerah untuk mengelola uang yang kami terima dari keluarga besar LDII untuk membantu masyarakat Sanggau yang terdampak banjir,"jelasnya.

Selanjutnya, setiap bantuan yang masuk akan dibuatkan laporan. "Bantuan, atau donasi yang diterima pemerintah daerah akan kita susun laporan sehingga dapat dipertanggungjawabkan. Semua dana harus tercatat dan tepat sasaran," tegasnya

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama