LDII SAMPIT | Kalimantan Tengah | LDII Kotawaringin Timur
Wakil Gubernur Uu Rizanul Ulum : Para Ulama Jawa Barat Bisa Go Internasional

DPW LDII Provinsi Jawa Barat menghadiri undangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam Workshop Dakwah Digital untuk Ulama Jawa Barat yang mengusung tema “Muslim produktif, kreatif dan inovatif di masa pandemi Covid-19”. Acara yang diikuti 50 orang perwakilan pondok pesantren dan Ormas Islam yang ada di Jawa Barat ini bertempat di Hotel Puri Khatulistiwa Jatinangor Sumedang, dilaksanakan rabu - jumat (2-4/12/2020).

Wakil Gubernur Uu Rizanul Ulum dalam sambutannya menyampaikan harapannya para ulama Jawa Barat bisa go internasional, berdakwah di luar negeri menyebarkan dakwah lebih luas. “Supaya ilmu yang dimiliki akan lebih bermanfaat untuk kemaslahan umat. Biar para kiai melek digital agar ilmunya semakin bermanfaat,” ujar Uu saat membuka acara, Rabu (2/12/2020).

Workshop ini digelar untuk mendorong kapabilitas ulama Jabar dalam berdakwah melalui konten dakwah yang bisa disebar luaskan melalui media sosial yang dimiliki, baik pribadi ulama, pondok pesantren, maupun ormas Islam. 

Adapun dakwah digital merupakan metode baru dalam berdakwah. Pada umumnya, dakwah dilakukan secara tatap muka langsung dalam sebuah acara pengajian dengan jumlah peserta yang terbatas. 

Dengan konten dakwah, dakwah bisa dilakukan lewat media sosial dengan gambar, audio, hingga audio visual sehingga cakupan penonton atau pendengar lebih luas.

Tak menutup kemungkinan, dakwah para ulama Jabar nantinya bisa dinikmati oleh jutaan umat karena konten tersebut bisa diakses di mana saja dan kapan saja.

“Kegiatan workshop ini sangat penting karena memberikan ilmu kepada mubaligh dan mubalighot, ustadz dan ustadzah, pimpinan pondok pesantren untuk bisa memanfaatkan (platform) digital. Ilmu yang biasa mereka sampaikan bisa lewat digital agar lebih menyebar lagi kepada masyarakat umum,” terang Uu. 

Selain itu juga Wagub menegaskan pentingnya kerukunan umat beragama, saling menghormati sehingga tidak terjadi konflik sehingga menimbulkan kegaduhan. “Para ulama diharapkan dalam berdakwah bisa dengan irama baik dan sejuk yang mengayomi umat, sehingga islam kuat menjadi rahmatan lil alamin,” harap UU.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan unsur pondok pesantren, perguruan tinggi, Basnas, BWI, BHRD, LPTQ, serta ormas islam diantaranya NU, Muhamadiyah, LDII yang diwakili oleh H. Abdul Soleh Lines PAD LDII Jawa Barat, Persis, PUI, SI, SII, Syariat Islam, Syariat Islam Indonesia, Al-irsyad, Al Washliyah, ICMI, Muslimat NU, Fatayat NU, Aisyah, Nasyiatul Aisyiah, Pemuda Muhamadiyah, Persistri, Wanita PUI, Muslimat SI, GP ansor, FK-KBIHU, IPJI, FPP, RMI, POKJA Muadalah, FKGN, HKPAI, ODOJ, BKPRMI, DMI, MES, RIMA Jabar. Hadir pula dalam kegiatan tersebut Ketua MUI Jawa Barat dan H. Toto Staf Ahli Gubernur.

 “Peserta yang hadir saat ini merupakan peserta terbaik perwakilan dari pondok pesantren dan ormas Islam. Diharapkan para peserta dapat mentransfer ilmunya kepada umat. Kegiatan ini akan diisi dengan materi public speaking, pemilihan konten, monetisasi digital, etika bermedsos, produksi video,” ucap H. Supriadi Kabag  Yansos Pemprov Jabar. (fadel)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama