Kajari Kota Kediri Siap Beri Pembekalan Hukum Pada Santri Ponpes Walibarokah

Kajari Kota Kediri Siap Beri Pembekalan Hukum Pada Santri Walibarokah

Ldiikediri.com, (02/12). Kajari Kota Kediri, Sofyan Selle, SH., MH., bersama Kasi Intelijen, Zalmianto Agung S, SH. MH., Kasi Pidsus, Nur Ngali, SH, MH., Kasi Datun, Suratman, SH. MH., Kasi Pidum, Hary Yohanes, SH. MH., Kasi BB & BR, Arif Suryono, SH. bersilaturahim dengan para kyai dan ulama Ponpes Wali Barokah dalam rangka mempererat sinergi antara ulama dan umaro sehingga keberadaan Kejari Kota Kediri dengan Ponpes Walibarokah dapat bermanfaat untuk Kota Kediri.

Pertemuan yang cukup hangat di Wisma Tentram Pesantren Walibarokah di awali dengan perkenalan pengurus pondok oleh Ketua pesantren Walibarokah dan menyampaikan bahwa sebenarnya hubungan antara Kejari dan Pesantren Walibarokah telah terjalin dengan baik, baik secara individu maupun kelembagaan terbukti saat sebelum Pandemi Covid-19 Kejari Kota Kediri pernah memberikan pembekalan terhadap santri Walibarokah.

“Hubungan baik dengan Kejaksaan Kota Kediri ini telah terjalin dengan baik, baik secara individu maupun kelembagaan terbukti dengan kegiatan pembekalan bagi para santri terhadap hukum positif, kita telah mendatangkan tim dari Kejaksaan Kota Kediri, Alhamdulillah tahun lalu antusiasme peserta terlihat sangat luar bisa, sebenarnya awal 2020 akan mengagendakan kembali tetapi tertunda karena pandemi covid-19, kita sedang memikirkan pembekalan tersebut akan di agendakan secara virtual”, kata H.Sunarto, M.Si, Ketua Ponpes Walibarokah kota Kediri.

Sunarto, M.Si., juga menyampaikan bahwa saat pandemi ini pengajian dilakukan secara daring dan tatap muka dan menegaskan bahwa pendidikan di pesantren Walibarokah menekankan karakter luhur sebagaimana yang di launching oleh DPP LDII pada website pondokkarakter.com, agar alumni pesantren menjadi warga negara yang baik, selain itu penambahan mata pelajaran yang yang disesuaikan dengan perkembangan zaman seperti manajemen ekonomi, bela Negara serta wawasan kebangsaan menjadi materi yang wajib di ikuti oleh para santri dan KH. Sunarto juga berharap agar kejaksaan kembali memberi pembekalan kepada para santri agar mereka menjadi warga negara yang taat hukum.

Sofyan Selle, Kajari Kota Kediri juga berterima kasih kepada pesantren Walibarokah yang terus menjaga protokol kesehatan dan siap untuk memberikan pembekalan terhadap santri Walibarokah.

“Kami datang untuk bersilaturahim dengan para kyai dan ulama dalam rangka mempererat sinerti antara ulama dan umaro, sehingga keberadaan Kejari Kota Kediri dengan pesantren Walibarokah dapat bermanfaat untuk Kota Kediri dan pesan kami kepada para dai saat terjun ke lapangan dapat memberi manfaat dan berakhlakul karimah dan dapat memberi contoh yang baik bagi masyarakat”, kata Sofyan Selle, SH, MH, Kajari Kota Kediri.

Kasi Intelijen, Zalmianto Agung Saputro, SH., MH., juga menyampaikan bahwa kejaksaan memiliki program jaksa masuk sekolah kedepan ada inovasi ada jaksa masuk pesantren mungkin pesantren Walibarokah menjadi pilot projek dan memfasilitasinya.

Menurut Agung Riyanto, SSi, Ketua DPD LDII Kota Kediri bahwa hubungan yang baik antara Kejari, Pesantren Walibarokah dan LDII, merupakan sinergi yang sangat bermanfaat  bagi masyarakat dan warga LDII.

“Agenda pengenalan prodak hukum di Pesantren Walibarokah nanti di harapkan warga LDII dapat memahami hukum di Negara kita dan bisa memberi manfaat bagi warga masyarakat serta warga LDII, selain itu Kajari juga meminta agar ustadz LDII untuk menyampaikan hukum-hukum yang terdapat dalam Qur’an Hadits”, kata Agung Riyanto, SSi, Ketua DPD LDII Kota Kediri.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama