LDII Dan DAD Berkomitmen Menjaga Simbol HUMA BETANG


Palangkaraya (27/10). Ketua LDII Kota, H.Cholidin SPd.MM didampingi jajaran pengurus, Rudi Purnomo, Riyan Choiruddin serta Abas S. Riyadi, berkesempatan menyambangi Sekretariat Dewan Adat Adat (DAD) Kota Palangka Raya  yang diterima langsung oleh Dr.Mambang I.Tubil SH.MAP. selaku ketua Harian DAD Kota Palangka Raya.

Cholidin menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan silaturrahim untuk memperkenalkan pengurus  dan kegiatan-kegiatan LDII di Palangkaraya.

 

LDII Dan DAD Berkomitmen Menjaga Simbol HUMA BETANG

Dewan Adat Dayak adalah Lembaga adat yang dibentuk sebagai wadah penguatan peran dan fungsi Damang Kepala Adat guna memperkokoh keberadaan masyarakat adat Dayak dalam upaya pelestarian, pengembangan dan pemberdayaan masyarakat adat Dayak beserta semua kearifan lokal, pada kiprahnya tidak hanya bersikap, bertindak dan menetapkan keputusan menyangkut permasalahan sosial belaka tetapi juga secara politis.

" Ketua Umum DAD biasanya langsung melekat dengan jabatan Kepala Daerah, di Palangkaraya ketua umum adalah Walikota Fairid Naparin, karena berkenaan dengan kebijakan dan kewenangan terhadap harmonisasi pembangunan, saya ditunjuk selaku ketua harian yagn menjalankan roda organisasi DAD, “ , kata Mambang terkait kedudukannya di DAD Palangkaraya.

Sekilas Mambang  memaparkan budaya DAYAK yang merupakan warga adat cikal bakal masyarakat di bumi Kalimantan.  “ Bahwa keyakinan orang dayak alam dan lingkunanya dipercaya ada yang menunggunya yaitu roh leluhur sehingga kita harus menjalin komunikasi yang disebut bahadat dengan alam sekitara “, terang Mambang.

"Dalam kehidupan madyarakat dayak, ada tiga bahadat yagn harus dilakukan. Pertama, bahadat dengan Tuhan yagn maha kuasa, kedua bahadat sesama manusia dan ketiga bahadat dengan lingkungan alam “,  lanjut Mambang.

LDII Dan DAD Berkomitmen Menjaga Simbol HUMA BETANG 

Dalam kesempatan tersebut Mambang menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan Ketua dan jajaran pengurus LDII,.  “ Mudah-mudahan kesempatan lain saya dapat melakukan kunjungan balasan ke LDII. Kami berharap kunjungan ini menjadi momen utuk meningkatkan kerja sama dan kesrfahaman utk bersama mewujudka kehidupan masyarakat aman tentram dan harmonis ”, kata Mambang.

LDII DAN DAD Kota sepakat dan komitmen menjaga simbol huma betang sebagai rumah besar masyarakat kota untuk hidup berdampingan dan saling menghormati.

Sebagai cinderamata, Mambang memberikan buku tentang Adat Dayak dan atura-aturan sangsi Adat kepada ketua LDII. " Kami sangat senang dan terima kasih, menambah literasi dan pengetahuan kami tentang adad Dayak ", tutup Cholidin.


Posting Komentar

0 Komentar

LDII SAMPIT | LDII KOTIM