Prabowo Subianto, calon wakil presiden (Cawapres) PDI-P Gerindra menghadiri pembukaan Rapimnas Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di Jakarta. Dalam sambutannya dihadapan sekitar 1200 peserta Rapimnas, Prabowo kembali mengkritik kebijakan ekonomi liberal di Indonesia yang terbukti gagal mensejahterakan rakyat.

Kepada ribuan pengurus LDII, Prabowo menegaskan, sistem ekonomi liberal merupakan bentuk penjajahan baru. Akibat sistem ini, bangsa Indonesia mengalami keterpurukan dimana angka pengangguran dan kemiskinan melonjak, serta larinya dana ratusan milyar dollar dari luar negeri. Prabowo juga berharap para guru agama dapat membantu masyarakat memecahkan segudang persoalan dan tidak terjerumus dalam politik praktis.

Selain mengkritik kegagalan sistem ekonomi neoliberal, dalam sambutannya Prabowo juga membeberkan data-data kerugian negara akibat sistem pasar bebas tersebut. Sebelumnya, Prabowo juga mengatakan hal yang sama kepada warga Persatuan Gereja-gereja Indonesia. [http://www.kompas-tv.com]