Mempererat Ukhuwah, Polres Purwakarta Kawal Munas X LDII Secara Virtual
Jajaran Polres Purwakarta menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan dengan menghadiri pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) X Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) tahun 2026. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring tersebut berlangsung khidmat pada Selasa, 7 April 2026, berpusat di Aula Masjid Nurridwan, Ciseureh, Kabupaten Purwakarta.
Kehadiran unsur kepolisian bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Purwakarta menjadi simbol kuatnya sinergi lintas sektoral. Langkah ini diambil guna memastikan stabilitas sosial dan menjaga kondusivitas wilayah selama agenda nasional tersebut berlangsung.
Sinergi Strategis Tokoh dan Instansi di Purwakarta
Acara yang dimulai tepat pukul 08.30 WIB tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting di wilayah Purwakarta. Selain perwakilan dari Polres Purwakarta, hadir pula Ketua DPD LDII Kabupaten Purwakarta, Danramil Purwakarta Kota, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Purwakarta, serta perwakilan dari Kejaksaan Negeri Purwakarta.
Rangkaian acara diawali dengan prosesi yang menggugah jiwa patriotisme dan religiositas, mulai dari menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan ayat suci Al-Qur'an, hingga penampilan seni beladiri Pencak Silat yang menjadi ciri khas pembinaan generasi muda di lingkungan LDII. Melalui layar virtual, para peserta juga menyimak dengan saksama sambutan dari Ketua Umum DPP LDII serta arahan strategis dari Menteri Haji dan Umrah.
LDII Sebagai Mitra Strategis Polri dalam Merawat Keberagaman
Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, melalui Kasi Humas AKP Enjang Sukandi, memberikan penekanan khusus mengenai peran vital lembaga dakwah dalam menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat yang majemuk.
"Bapak Kapolres menyampaikan bahwa LDII adalah mitra strategis Polri dalam merawat keberagaman. Kami hadir untuk memastikan agenda besar seperti Munas ini berjalan lancar, sekaligus memperkuat komunikasi antara ulama dan umaro demi kamtibmas yang kondusif," ujar AKP Enjang Sukandi.
Kehadiran Polri di tengah agenda LDII ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk dukungan terhadap organisasi kemasyarakatan yang secara aktif memberikan kontribusi positif bagi pembangunan karakter bangsa. Hal ini senada dengan laporan dari Kasiwas Polres Purwakarta, AKP Rudiyanto, yang meninjau langsung pelaksanaan kegiatan di lokasi.
"Kehadiran kami adalah bentuk sinergi. Kami berharap hasil dari Munas X LDII ini dapat membawa dampak positif bagi pembangunan mental dan spiritual masyarakat, khususnya di Purwakarta, demi menjaga persatuan di tengah keberagaman," ujar AKP Rudiyanto.
Pembangunan Mental dan Spiritual untuk Kamtibmas
Dalam perspektif keamanan, AKP Rudiyanto menambahkan bahwa pembangunan mental yang kuat melalui dakwah yang menyejukkan akan mempermudah tugas kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis. LDII dipandang memiliki peran krusial dalam mencetak warga negara yang memiliki moralitas tinggi dan ketaatan terhadap hukum.
Kehadiran Polres Purwakarta dalam pembukaan Munas X LDII secara virtual ini menegaskan kembali bahwa kolaborasi antara kepolisian dan organisasi keagamaan adalah kunci utama dalam menjaga kedaulatan bangsa dan ketertiban umum di daerah, sejalan dengan visi kamtibmas yang berkelanjutan.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.