Sinergi Pasca-Munas X: DPP LDII dan Kemendagri Pererat Kolaborasi Ketahanan Pangan Nasional

Sinergi Pasca-Munas X: DPP LDII dan Kemendagri Pererat Kolaborasi Ketahanan Pangan Nasional

Langkah Strategis Perkuat Kedaulatan Pangan Melalui Dakwah Bil Hal

Merespons tantangan kedaulatan pangan nasional, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) melakukan audiensi strategis dengan jajaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta, Rabu (16/4/2026). Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam mensosialisasikan hasil Musyawarah Nasional (Munas) X sekaligus mempertajam implementasi program pemberdayaan masyarakat di sektor pertanian yang menjadi fokus pemerintah saat ini.

Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kemendagri, Akmal Malik, menerima langsung kunjungan kepengurusan baru hasil Munas tersebut. Dalam diskusi yang berlangsung hangat, Akmal memberikan apresiasi tinggi terhadap model pergerakan LDII yang dinilai selaras dengan kebutuhan masyarakat akar rumput. Menurutnya, LDII memiliki keunikan karena mampu memadukan antara pesan moral keagamaan dengan aksi konkret di lapangan.

“Ini merupakan kehormatan bagi kami menerima kepengurusan LDII yang baru. Kami mengapresiasi konsep dakwah LDII, khususnya dakwah bil hal yang sangat kuat. Ini yang justru memiliki dampak besar di masyarakat,” ujar Akmal Malik.

Pertemuan ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi formal. Lebih jauh, Kemendagri menantang ormas keagamaan ini untuk terlibat lebih dalam dalam proyek percontohan pengelolaan lahan produktif. Komoditas pangan seperti jagung, sorgum, hingga padi menjadi sorotan utama yang diharapkan dapat dikembangkan melalui jaringan luas yang dimiliki LDII di seluruh Indonesia.

Melampaui Seremonial, Menuju Aksi Nyata

Akmal Malik menekankan bahwa efektivitas kerja sama antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan tidak boleh terjebak dalam birokrasi yang kaku. Ia berharap kolaborasi ini melahirkan dampak nyata yang bisa langsung dirasakan oleh masyarakat, bukan sekadar dokumentasi formalitas belaka.

“Yang terpenting adalah niat baik dan aksi. Banyak MoU hanya berhenti di atas kertas. Kita ingin langsung bergerak,” tegas Akmal Malik.

Sebagai langkah konkret, direncanakan adanya pelatihan khusus bagi generasi muda LDII. Program ini akan menggandeng pakar dari institusi pendidikan ternama, seperti Institut Pertanian Bogor (IPB), guna membekali para pemuda dengan keahlian pertanian modern dan manajemen agrobisnis yang mumpuni.

Implementasi Delapan Klaster Pengabdian LDII

Menanggapi tantangan tersebut, Ketua Umum DPP LDII, Dody Taufiq Wijaya, menegaskan kesiapan organisasinya dalam mendukung penuh program strategis pemerintah. Ia menjelaskan bahwa isu ketahanan pangan dan lingkungan merupakan bagian tak terpisahkan dari delapan program pengabdian LDII untuk bangsa.

“Program ketahanan pangan dan lingkungan memang menjadi bagian dari delapan program pengabdian LDII untuk bangsa, yang juga sejalan dengan program pemerintah,” ungkap Dody Taufiq Wijaya.

LDII sendiri telah memulai langkah ini melalui berbagai inisiatif di lingkungan pesantren, seperti penerapan urban farming, smart farming, hingga pengelolaan sampah mandiri atau zero waste. Inisiatif-inisiatif ini dirancang untuk menciptakan kemandirian ekonomi sekaligus menjaga kelestarian ekosistem lingkungan.

Dody berharap para santri yang menimba ilmu di pesantren LDII tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga memiliki keterampilan hidup (life skill) yang bisa dibawa pulang ke daerah asal mereka masing-masing.

“Harapannya, para santri setelah kembali ke masyarakat dapat menerapkan ilmu tersebut dan memberikan manfaat nyata di lingkungannya. Dakwah bil hal harus terus berkelanjutan hingga ke tingkat akar rumput,” jelas Dody Taufiq Wijaya.

Melalui audiensi ini, tercipta sebuah optimisme baru bahwa sinergi antara pemerintah dan organisasi keagamaan dapat menjadi motor penggerak terwujudnya masyarakat yang mandiri, produktif, dan memiliki daya saing tinggi, terutama dalam menjaga ketahanan pangan nasional di masa depan.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.

Lebih baru Lebih lama