Pesona Terowongan Nur Mentaya: Ikon Wisata Cahaya yang Mengubah Wajah Malam Kota Sampit

Pesona Terowongan Nur Mentaya: Ikon Wisata Cahaya yang Mengubah Wajah Malam Kota Sampit

Kilau Megah di Jalur Protokol Jalan Cilik Riwut

Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, kini tak lagi sama saat matahari terbenam. Kehadiran Terowongan Nur Mentaya telah menyulap koridor Jalan Cilik Riwut menjadi panggung cahaya yang spektakuler. Destinasi yang terletak di sepanjang jalur Baamang Tengah hingga Kecematan Baamang ini sukses menarik ribuan pasang mata, baik warga lokal maupun wisatawan luar daerah, yang ingin merasakan atmosfer malam ala kota-kota besar mancanegara.

Landmark ini terdiri dari ribuan lampu hias melengkung yang menyerupai terowongan cahaya sepanjang kurang lebih 3 kilometer. Inovasi ini tidak hanya bertujuan mempercantik estetika kota, tetapi juga menjadi strategi jitu pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di sektor pariwisata malam hari.

"Terowongan Nur Mentaya ini adalah simbol kebanggaan baru bagi masyarakat Kotawaringin Timur, sebuah bukti bahwa kita mampu menghadirkan wisata berkelas yang mampu menggerakkan roda ekonomi rakyat," ujar Bupati Kotawaringin Timur, Halikinnor, dalam salah satu agenda tinjauan lapangan.

Jarak dan Lokasi Strategis

Terowongan cahaya ini membentang di area yang sangat strategis. Bagi Anda yang datang dari luar kota atau pusat perbelanjaan utama di Sampit, akses menuju lokasi ini sangatlah mudah.

  • Alamat Lengkap: Jl. Cilik Riwut No.km. 5, Baamang Tengah, Kec. Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.
  • Jarak dari Pusat Kota: Berjarak sekitar 4 hingga 5 kilometer dari pusat pemerintahan atau Taman Kota Sampit.
  • Waktu Tempuh: Hanya memerlukan waktu sekitar 10-15 menit perjalanan berkendara dalam kondisi lalu lintas normal.

Sejak lampu-lampu ini dinyalakan secara rutin, kawasan Jalan Cilik Riwut bertransformasi menjadi pusat kuliner dan tempat nongkrong yang hidup. Pedagang kaki lima dan UMKM lokal kini mendapatkan berkah dari kerumunan pengunjung yang setiap malam memadati area trotoar untuk sekadar berfoto atau menikmati suasana temaram yang hangat.

Integrasi Wisata dan Keamanan Kota

Selain aspek keindahan, pembangunan Terowongan Nur Mentaya juga memiliki fungsi praktis sebagai penerangan jalan umum (PJU) yang mumpuni. Area yang dulunya gelap kini menjadi terang benderang, sehingga secara signifikan meningkatkan keamanan bagi pengguna jalan yang melintas di malam hari. Integrasi antara fungsi infrastruktur dan estetika wisata inilah yang menjadi kunci sukses penataan kota di bawah visi kepemimpinan daerah saat ini.

Peta Lokasi Terowongan Nur Mentaya di Jalan Cilik Riwut Km 5, Sampit.

Bagi Anda yang merencanakan kunjungan ke Kalimantan Tengah, menyempatkan diri singgah di Terowongan Nur Mentaya adalah sebuah keharusan. Pengalaman menyusuri jalanan di bawah naungan cahaya keemasan ini memberikan kesan mendalam tentang bagaimana sebuah inovasi sederhana mampu mengubah wajah kota dan semangat masyarakatnya secara keseluruhan.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.

Lebih baru Lebih lama