Sinergi Strategis Demi Mencetak Generasi Berkarakter Luhur
SAROLANGUN – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Sarolangun, Duwi Saputra, SE, menghadiri agenda silaturahim virtual yang diinisiasi oleh Pengurus Besar (PB) Persinas ASAD se-Provinsi Jambi pada Minggu (19/4/2026). Pertemuan yang berlangsung khidmat melalui studio mini di Kabupaten Sarolangun ini menjadi momentum krusial dalam mempererat ikatan antara organisasi dakwah dan perguruan silat dalam membina generasi muda.
Kehadiran Duwi Saputra bukan sekadar seremonial belaka. Langkah ini merupakan pengejawantahan komitmen DPD LDII Sarolangun untuk terus menyokong program pembinaan pemuda melalui jalur olahraga prestasi, khususnya pencak silat. Di tengah tantangan degradasi moral, kolaborasi ini dipandang sebagai benteng pertahanan bagi para remaja di Jambi.
“Silaturahmi ini menjadi momentum penting untuk mempererat koordinasi dan memperkuat pembinaan generasi muda, khususnya dalam menjaga kesehatan jasmani sekaligus mencetak atlet pencak silat yang berprestasi dan berkarakter luhur,” ujar Duwi Saputra, SE.
Fokus pada Prestasi dan Penguatan Karakter
Agenda silaturahim yang diikuti oleh pengurus Persinas ASAD dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Jambi tersebut menitikberatkan pada dua hal utama: strategi pembinaan atlet dan internalisasi nilai-nilai karakter. Diskusi yang berkembang menyoroti bagaimana pencak silat bukan hanya soal olah fisik, melainkan media untuk menanamkan kedisiplinan, kejujuran, dan semangat kebersamaan di dalam diri setiap pesilat.
LDII dan Persinas ASAD di Sarolangun selama ini memang telah menjalin hubungan yang harmonis. Melalui partisipasi aktif ini, kedua lembaga menegaskan kembali dedikasinya untuk melahirkan 'Tri Sukses' generasi muda, yakni alim-faqih, berakhlakul karimah, dan mandiri. Aliran energi positif dari seni bela diri ini diharapkan mampu mengharumkan nama daerah di kancah nasional maupun internasional.
Implementasi 8 Klaster Pengabdian LDII untuk Bangsa
Dalam konteks yang lebih luas, keterlibatan LDII dalam mendukung kegiatan Persinas ASAD selaras dengan cita-cita besar organisasi dalam memberikan kontribusi nyata bagi negara. Berikut adalah bentuk pengabdian yang senantiasa diperjuangkan:
8 Bidang Pengabdian LDII untuk Bangsa
- 1. Kebangsaan
- 2. Dakwah
- 3. Pendidikan
- 4. Ekonomi Syariah
- 5. Kesehatan Herbal
- 6. Ketahanan Pangan & Lingkungan
- 7. Energi Baru Terbarukan
- 8. Teknologi Digital
Sinergi yang solid ini diharapkan tidak berhenti pada tingkat pertemuan virtual saja, namun terus berlanjut dalam aksi nyata di lapangan. Seiring ditutupnya acara silaturahim tersebut, muncul optimisme baru bahwa kolaborasi antara LDII dan Persinas ASAD akan semakin berkelanjutan, menciptakan ekosistem pembinaan pemuda yang sehat, tangguh, dan memiliki daya saing tinggi untuk masa depan Indonesia.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.