Perkuat Sinergi, Bupati Wonogiri Setyo Sukarno Resmikan Aula Sasana Utama LDII untuk Kepentingan Umum

Perkuat Sinergi, Bupati Wonogiri Setyo Sukarno Resmikan Aula Sasana Utama LDII untuk Kepentingan Umum

Sinergi Pemerintah dan Ormas dalam Pembangunan Daerah

Dalam rangkaian kegiatan tarawih keliling yang bertujuan mempererat tali silaturahmi dengan berbagai organisasi kemasyarakatan, Bupati Wonogiri Setyo Sukarno melakukan kunjungan resmi ke keluarga besar Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Kunjungan ini menjadi momen bersejarah dengan diresmikannya Aula Sasana Utama yang terletak di kompleks Masjid Al Harokat, Eromoko, Wonogiri, Jawa Tengah, pada Selasa, 3 Maret 2026.

Peresmian aula ini bukan sekadar seremoni fisik, melainkan simbol kolaborasi antara pemerintah daerah dan elemen masyarakat dalam menyediakan fasilitas publik yang representatif. Kehadiran Bupati disambut hangat oleh para pengurus LDII serta tokoh masyarakat setempat, menunjukkan kuatnya hubungan harmonis antara umara dan ulama di wilayah Wonogiri.

Fasilitas Publik yang Inklusif bagi Seluruh Masyarakat

Aula Sasana Utama dirancang sebagai ruang multifungsi yang tidak hanya diperuntukkan bagi warga LDII, tetapi juga terbuka luas bagi masyarakat umum. Hal ini ditegaskan oleh Suharto, selaku penggagas pembangunan sekaligus tuan rumah dalam acara tersebut. Ia menjelaskan bahwa visi utama dari pembangunan aula ini adalah untuk memberikan manfaat sosial yang seluas-luasnya tanpa memandang latar belakang organisasi maupun agama.

“Penggunaannya bersifat umum. Siapa pun yang ingin menggelar hajatan di sini dipersilakan,” ujar Suharto saat memberikan sambutan di depan para tamu undangan.

Keterbukaan akses ini diharapkan dapat membantu warga sekitar yang membutuhkan tempat representatif untuk berbagai kegiatan, mulai dari pertemuan warga hingga acara pernikahan, sehingga keberadaan kompleks Masjid Al Harokat semakin dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat Eromoko dan sekitarnya.

Apresiasi Bupati dan Capaian Pembangunan Wonogiri

Dalam sambutannya, Bupati Setyo Sukarno menyampaikan apresiasi mendalam kepada keluarga besar LDII yang terus konsisten mendukung program-program pemerintah daerah. Bersama Wakil Bupati Imron Rizkiyarno, Setyo menekankan bahwa keberhasilan pembangunan di Wonogiri merupakan hasil kerja keras kolektif seluruh lapisan masyarakat.

Bupati juga memaparkan sejumlah capaian signifikan yang telah diraih oleh Pemerintah Kabupaten Wonogiri, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan. Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan di Wonogiri menunjukkan tren penurunan yang menggembirakan, yakni dari 10,20 persen pada tahun sebelumnya menjadi 9,59 persen.

Komitmen Meningkatkan Kualitas Pendidikan

Selain fokus pada sektor ekonomi, Pemerintah Kabupaten Wonogiri juga memberikan perhatian besar pada sektor pendidikan. Salah satu program unggulan yang akan segera direalisasikan adalah perluasan pemberian bantuan seragam gratis bagi peserta didik.

“Di sektor pendidikan, mulai tahun ajaran 2026/2027 anak TK/PAUD juga akan mendapat bantuan seragam gratis, yang sebelumnya hanya diberikan kepada murid SD dan SLTP,” tegas Bupati Setyo Sukarno yang disambut antusias oleh para hadirin.

Langkah ini diambil untuk meringankan beban orang tua siswa dan memastikan akses pendidikan yang lebih merata sejak usia dini. Kebijakan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk mencetak generasi muda Wonogiri yang unggul dan berdaya saing.

Pentingnya Kerukunan dan Kualitas Ibadah di Bulan Ramadan

Acara peresmian tersebut juga dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri, Haryadi, beserta jajarannya. Dalam kesempatan tersebut, Haryadi memberikan tausiyah yang menekankan pentingnya memanfaatkan momentum Ramadan untuk meningkatkan kualitas spiritualitas.

Haryadi mengingatkan bahwa ibadah di bulan suci harus berjalan beriringan dengan komitmen menjaga kedamaian sosial. Ia menekankan bahwa kerukunan antarumat beragama adalah fondasi utama bagi stabilitas masyarakat yang produktif. Dengan adanya fasilitas seperti Aula Sasana Utama, diharapkan interaksi sosial yang positif antarwarga dapat semakin tumbuh subur di Wonogiri.

Acara ditutup dengan doa bersama dan penandatanganan prasasti oleh Bupati, menandai secara resmi operasionalnya Aula Sasana Utama untuk melayani kepentingan umat dan masyarakat umum di Wonogiri.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.

Lebih baru Lebih lama