Upaya Memperkokoh Kerukunan di Kabupaten Klaten
Dalam semangat merayakan hari kemenangan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Klaten bersama Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Klaten melakukan langkah nyata untuk memperkuat simpul kebersamaan. Ketua Umum MUI Klaten, KH Hartoyo, menerima kunjungan resmi dari jajaran pengurus DPD LDII Klaten dalam agenda silaturahim Syawal yang penuh kehangatan.
Pertemuan yang berlangsung pada Sabtu (21/3/2026) di kediaman KH Hartoyo di Klaten, Jawa Tengah ini, menjadi momentum strategis bagi kedua belah pihak untuk berdiskusi mengenai penguatan ukhuwah di wilayah tersebut. Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ketua DPD LDII Klaten, Sigit Winoto, yang hadir didampingi oleh Sekretaris Andrianto Syaiful Azis, serta tim dari Bagian Komunikasi Informasi dan Media (KIM), Taufik Fatony dan Rizal Putra Milda.
Menjaga Stabilitas Daerah Melalui Silaturahim
KH Hartoyo menekankan bahwa menjaga kondusivitas daerah bukan hanya tugas aparat keamanan, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen umat Islam. Beliau mengapresiasi langkah LDII yang proaktif dalam membangun jembatan komunikasi antarorganisasi keagamaan.
“Semoga silaturahim ini terus terjalin, sehingga ukhuwah islamiyah senantiasa terjaga demi menjaga kondusivitas Kabupaten Klaten,” ujar KH Hartoyo.
Menurutnya, komunikasi yang terbuka merupakan fondasi utama dalam menghadapi dinamika sosial yang kian berkembang. Ia menegaskan bahwa silaturahim yang dilakukan LDII bukan sekadar rutinitas tahunan pasca-Lebaran, melainkan instrumen penting dalam manajemen perbedaan pendapat di masyarakat.
“Silaturahim ini bukan hanya tradisi tahunan, tetapi juga menjadi ruang untuk saling memahami, menyatukan langkah, dan menjaga hubungan baik antar elemen umat Islam. Ketika komunikasi berjalan baik, potensi perbedaan bisa dikelola dengan bijak sehingga tidak berkembang menjadi konflik,” ujar KH Hartoyo menambahkan.
Visi LDII dalam Membangun Harmoni Sosial
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD LDII Klaten, Sigit Winoto, menyatakan bahwa momentum Idul Fitri harus dimanfaatkan secara maksimal untuk mencairkan segala hambatan komunikasi dan mempererat tali persaudaraan. Ia memandang sinergi dengan MUI adalah kunci dalam memberikan pembinaan yang efektif kepada umat.
“Silaturahmi menjadi momentum untuk saling memaafkan, memperkokoh persatuan umat, serta membangun komunikasi yang harmonis dalam rangka menjaga kondusivitas dan kerukunan di tengah masyarakat. Kami berharap hubungan baik antara LDII dan MUI Kabupaten Klaten terus terjaga sehingga dapat berkontribusi dalam pembinaan umat serta mendukung pembangunan daerah,” ujar Sigit Winoto.
Pertemuan ini juga menggarisbawahi pentingnya peran organisasi keagamaan dalam memberikan edukasi yang menyejukkan. Sigit menegaskan bahwa LDII berkomitmen untuk terus bersinergi dengan MUI dalam menjalankan program-program dakwah yang membawa manfaat bagi kemaslahatan umum di Klaten.
Sinergi Menuju Pembangunan Umat yang Berkelanjutan
Sebagai penutup, KH Hartoyo mengajak seluruh elemen ormas Islam untuk mengedepankan pendekatan yang humanis dan sejuk dalam membina masyarakat. Beliau meyakini bahwa dengan bersatunya kekuatan organisasi besar seperti MUI dan LDII, stabilitas daerah akan tetap terjaga dengan baik.
“Kami berharap seluruh organisasi keagamaan di Kabupaten Klaten dapat terus menjaga kekompakan dan bersama-sama membina umat dengan pendekatan yang sejuk. Dengan kebersamaan, kita bisa menjaga stabilitas daerah sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan masyarakat,” kata KH Hartoyo.
Pertemuan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus menjalin komunikasi rutin guna memantau perkembangan sosial di tingkat akar rumput, memastikan bahwa kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Klaten tetap menjadi contoh bagi daerah lain.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.