UNGARAN – Gebrakan baru menyongsong masa bakti lima tahun ke depan dimulai oleh jajaran pengurus DPD LDII Kabupaten Semarang periode 2026–2031 yang resmi dilantik pada Minggu (19/4/2026). Bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, prosesi pengukuhan ini menandai komitmen organisasi untuk memperluas kemanfaatan di tengah masyarakat melalui paradigma 'Profesional Religius'. Pelantikan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Semarang, jajaran Forkopimda, serta tokoh-tokoh lintas sektoral yang siap bersinergi membangun Bumi Serasi.
Komitmen Pengabdian Melalui Delapan Klaster Program Unggulan
Ketua DPD LDII Kabupaten Semarang terpilih, Agus Aziz, menegaskan bahwa momentum pelantikan ini merupakan pijakan awal untuk menjalankan mesin organisasi secara lebih progresif. Bagi Aziz, tanggung jawab yang diemban bukan sekadar soal status struktural, melainkan bagaimana nilai-nilai organisasi dapat terimplementasi dalam aksi sosial yang konkret.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremoni organisasi. Kami ingin LDII hadir sebagai solusi di tengah masyarakat. Delapan program pengabdian LDII harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga,” ujar Agus Aziz.
Langkah nyata tersebut akan difokuskan pada penguatan peran LDII hingga ke akar rumput. Aziz berambisi agar seluruh program unggulan—mulai dari bidang kebangsaan, keagamaan, hingga lingkungan hidup—tidak hanya menjadi wacana, tetapi menyentuh langsung kebutuhan harian masyarakat Kabupaten Semarang. Hal ini selaras dengan cita-cita besar LDII dalam mencetak generasi yang memiliki kecakapan profesional sekaligus fondasi religius yang kokoh.
Integrasi SDM Berkualitas dan Akhlakul Karimah
Pandangan senada diutarakan oleh Wakil Ketua DPW LDII Provinsi Jawa Tengah, Ary Setyawan. Ia memberikan apresiasi tinggi terhadap visi pengurus baru yang dinilai sangat relevan dengan tantangan zaman saat ini. Menurutnya, pembangunan daerah tidak akan berjalan optimal tanpa adanya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang seimbang antara kompetensi dan moralitas.
“Konsep ‘Profesional Religius’ merupakan perpaduan antara keunggulan kompetensi dan kekuatan akhlakul karimah yang menjadi fondasi utama SDM unggul. Kami berterima kasih atas dukungan pemerintah kepada LDII. Pesan kami, program yang dirancang tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi harus dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan,” tegas Ary Setyawan.
Dalam arahannya, Ary menitipkan beberapa poin krusial untuk segera dieksekusi oleh pengurus DPD LDII Kabupaten Semarang yang baru, antara lain:
- Optimalisasi Struktur: Menggerakkan roda organisasi secara aktif hingga ke level desa dan kelurahan.
- Pembinaan Generasi Muda: Menyiapkan pemuda yang tangguh secara mental dan spiritual menghadapi era disrupsi.
- Ekonomi Kerakyatan: Mendorong percepatan ekonomi melalui sektor pertanian, peternakan, serta pemberdayaan UMKM lokal.
- Harmonisasi Sosial: Menjadi jembatan silaturahmi untuk menjaga stabilitas dan kerukunan di tengah keberagaman masyarakat.
Sinergi Harmonis Bersama Pemerintah Daerah
Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, yang hadir langsung dalam acara tersebut menyambut hangat kehadiran pengurus DPD LDII Kabupaten Semarang periode 2026–2031. Ia mengakui bahwa selama ini LDII telah menjadi mitra strategis pemerintah, terutama dalam aspek pembangunan karakter dan mentalitas warga.
“Tetap guyup, rukun, kompak, dan bersinergi. Mari bersama-sama memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat. Kami berharap LDII terus berperan aktif dalam mendukung upaya pemerintah membangun SDM yang berkualitas,” tutur Ngesti Nugraha di hadapan para hadirin.
Kehadiran jajaran Forkopimda serta berbagai tokoh agama dan masyarakat dalam acara ini mempertegas posisi LDII sebagai elemen penting dalam struktur sosial di Kabupaten Semarang. Dengan pengurus baru yang telah resmi mengemban amanah, LDII Kabupaten Semarang kini menatap masa depan dengan optimisme tinggi untuk mewujudkan masyarakat yang lebih mandiri dan religius di bawah naungan semangat kebersamaan.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.