Pelepasan Jemaah Haji LDII Kloter 3
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Sumatera Utara, H. Hasoloan Simanjuntak, S.T., secara resmi melepas keberangkatan warga LDII yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 3 jemaah haji tahun 1447 H / 2026 M. Prosesi pelepasan yang berlangsung dengan nuansa religius dan khidmat ini diselenggarakan di Aula Pondok Pesantren Sejahtera, Medan, pada Selasa, 21 April 2026.
Kehadiran para calon jemaah beserta keluarga besar LDII Sumut menciptakan atmosfer penuh haru sekaligus syukur. Mengawali sambutannya, Hasoloan menyampaikan bahwa perjalanan haji bukan sekadar perjalanan fisik antarbenua, melainkan sebuah perjalanan spiritual tingkat tinggi yang memerlukan persiapan matang dari berbagai aspek.
Menjaga Fisik dan Kemurnian Niat di Tanah Suci
Dalam arahannya di depan puluhan jemaah, Hasoloan menitikberatkan dua poin fundamental: menjaga kesehatan fisik dan kemurnian niat. Kondisi cuaca di Arab Saudi yang kerap ekstrem dan menantang menjadi perhatian khusus. Ia meminta para jemaah untuk bersikap proaktif dalam menjaga kebugaran agar seluruh rangkaian rukun haji dapat ditunaikan dengan sempurna tanpa kendala kesehatan yang berarti.
Tak hanya soal ketahanan fisik, sisi spiritual menjadi ruh dari ibadah ini. Hasoloan mengingatkan bahwa niat yang tulus semata-mata karena Allah SWT adalah kunci utama dalam meraih predikat haji mabrur. Semangat ukhuwah Islamiyah juga harus dikedepankan, di mana sesama jemaah diharapkan saling tolong-menolong dan menjaga satu sama lain selama berada di tanah suci.
"Kami mendoakan agar seluruh jemaah diberikan kekuatan, keselamatan, dan kelancaran dalam beribadah, mulai dari keberangkatan hingga kembali ke tanah air dengan selamat," ujar H. Hasoloan Simanjuntak, S.T.
Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa
Rangkaian acara ini mencapai puncaknya saat jajaran dewan penasehat DPW LDII Sumut memimpin doa bersama. Dalam doa tersebut, tersemat harapan besar agar para jemaah tidak hanya fokus pada ibadah pribadi, tetapi juga turut mendoakan kedamaian, keberkahan, serta kemajuan bagi bangsa Indonesia dari tempat-tempat mustajab seperti Multazam, Arafah, dan Raudhah.
Suasana haru pecah saat para jemaah mulai berpamitan dengan sanak saudara yang mengantarkan mereka hingga ke pintu gerbang pondok pesantren. Keberangkatan warga LDII Sumut tahun ini diharapkan dapat berjalan lancar sesuai jadwal, membawa pulang keberkahan bagi keluarga dan kontribusi positif bagi masyarakat saat kembali nanti sebagai haji yang mabrur dan mabrurah.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.