LDII Sungai Bahar Pererat Tali Silaturahim Generasi Muda Melalui Momentum Halal Bihalal 1447 H

Halal Bihalal LDII Sungai Bahar

Memperkokoh Kebersamaan Pemuda di Tengah Suasana Idul Fitri

Pimpinan Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia (PC LDII) Sungai Bahar menginisiasi pertemuan besar yang melibatkan sekitar 150 pemuda di Desa Mekarsari Makmur pada Minggu (12/4). Langkah strategis ini dilakukan sebagai bagian dari upaya kolektif untuk memperkuat simpul silaturahim serta membangun soliditas di kalangan generasi muda tepat setelah perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

Acara yang berlangsung dengan suasana kekeluargaan yang kental ini mengusung tajuk “Merajut Silaturahim, Menguatkan Kebersamaan”. Para peserta, yang merupakan representasi masa depan organisasi, menunjukkan antusiasme luar biasa. Momentum ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan ruang terbuka untuk saling memaafkan dan mengonsolidasikan ukhuwah islamiyah di antara sesama warga.

Pesan Ketua DPD LDII Mengenai Kualitas Hubungan Sosial

Hadir di tengah-tengah pemuda, Ketua DPD LDII, Toyib Abdillah, memberikan arahan yang menekankan pentingnya introspeksi diri melalui tradisi Halal Bihalal. Menurutnya, pertemuan ini harus menjadi batu loncatan bagi setiap individu untuk bertransformasi menjadi pribadi yang lebih baik, terutama dalam konteks interaksi sosial di masyarakat.

“Saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H, mohon maaf lahir dan batin. Semoga melalui kegiatan ini kita dapat membersihkan hati, mempererat silaturahim, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Toyib Abdillah.

Lebih lanjut, ia memberikan catatan khusus mengenai peran krusial generasi muda. Toyib menegaskan bahwa persatuan dan kekompakan yang terjalin hari ini adalah modal utama bagi mereka sebagai calon penerus bangsa dalam menjaga stabilitas dan kerukunan sosial di masa depan.

Tausiyah Mengenai Keberkahan Silaturahim

Melengkapi rangkaian acara, Khoirudin hadir memberikan siraman rohani yang mendalam. Ia mengupas filosofi di balik tradisi Halal Bihalal yang telah lama mengakar kuat di Indonesia. Dalam pandangannya, esensi utama dari kegiatan ini adalah keberanian untuk mengakui kesalahan dan keikhlasan untuk memberikan maaf, sehingga hati kembali bersih dari segala residu konflik masa lalu.

“Silaturahim yang terjalin dengan baik akan mendatangkan keberkahan. Karena itu, mari kita jaga kebersamaan ini dengan keikhlasan dan ketulusan,” tutur Khoirudin saat memberikan tausiyahnya.

Selain aspek hubungan antarmanusia, Khoirudin juga menitipkan pesan moral kepada para peserta agar tetap konsisten menjaga akhlak mulia dan memperkokoh pondasi keimanan. Generasi muda diharapkan tidak hanya aktif secara sosial, tetapi juga menjadi penggerak kegiatan positif yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar mereka.

Melalui penyelenggaraan kegiatan yang penuh makna ini, PC LDII Sungai Bahar menaruh harapan besar agar nilai-nilai kebersamaan, persaudaraan, dan kepedulian sosial dapat terus terinternalisasi dalam diri setiap peserta. Target akhirnya adalah terciptanya tatanan masyarakat yang tidak hanya harmonis secara sosial, tetapi juga religius dalam kesehariannya.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.

Lebih baru Lebih lama