Kenang Perjuangan RA Kartini, LDII Kotim Gelar Pengajian Keputrian

Kenang Perjuangan RA Kartini, LDII Kotim Gelar Pengajian Keputrian

Kenang Perjuangan RA Kartini, LDII Kotim Gelar Pengajian Keputrian

Sampit, 20 April 2026. Tanggal 21 April 2026 merupakan peringatan Hari Kartini yang ke-147, berdasarkan tahun kelahiran R.A. Kartini pada tahun 1879. Hari nasional ini ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 108 Tahun 1964 untuk mengenang perjuangan emansipasi perempuan di Indonesia.

Dalam rangka mengenang perjuangan R.A. Kartini, Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga LDII Kotawaringin Timur menggelar kegiatan Pengajian Keputrian LDII secara hybrid di Sampit, Kotawaringin Timur.

Acara tatap muka dilaksanakan di Masjid Al-Kautsar, Jalan Kaca Piring, Sampit, sedangkan peserta dari PC dan PAC lainnya mengikuti kegiatan secara daring melalui Google Meet. Kegiatan ini menjadi sarana pembinaan keagamaan sekaligus refleksi atas perjuangan perempuan dalam perspektif Islam.

Pengajian diawali dengan materi tafsir Al-Quran dan hadis yang disampaikan oleh mubalighot Putri dan Puput dari LDII PC Mentawa Baru Ketapang.

“Bekerja supaya mencari yang baik halal, jauhi riba,” ujar mubalighot Putri saat menyampaikan materi kepada peserta pengajian.

Dalam materinya, Putri menjelaskan tentang keharaman riba dalam transaksi ekonomi, serta ancaman dosa dan azab bagi para pelakunya. Ia mengingatkan pentingnya mencari nafkah dengan cara halal agar membawa keberkahan bagi keluarga.

Sementara itu, mubalighot Puput mengingatkan jamaah mengenai keutamaan amalan di bulan Dzulhijah, khususnya ibadah haji. Ia juga memberikan gambaran singkat terkait manasik haji agar peserta semakin memahami makna ibadah tersebut.

Pengajian ini menjadi momentum untuk meneladani perjuangan RA Kartini sekaligus memperkuat peran wanita muslimah dalam membangun keluarga dan masyarakat yang berakhlak mulia.

Pada akhir acara, tausiyah agama disampaikan oleh Dewan Penasihat LDII Kotawaringin Timur, H. Abdillah Fawwaz. Dalam nasihatnya, ia menyampaikan bahwa R.A. Kartini merupakan salah satu tokoh pejuang wanita yang memiliki pandangan jauh ke depan dan memperjuangkan perubahan melalui tindakan nyata.

“Mengenang RA Kartini, salah satu tokoh pejuang wanita yang memiliki jangkauan pemikiran jauh ke depan. Ia memperjuangkan keterpurukan wanita saat itu dengan tindakan nyata,” ujar H. Abdillah Fawwaz.

Ia juga menjelaskan bahwa perjuangan Kartini selaras dengan keteladanan para tokoh wanita dalam sejarah Islam, seperti Aisyah binti Abu Bakar RA, Khadijah binti Khuwailid RA, Fatimah Az-Zahra RA, dan Ummu Ammarah, yang telah memberikan kontribusi besar dalam perjuangan Islam.

Menyinggung peran wanita dalam kehidupan, H. Abdillah menekankan bahwa wanita adalah makhluk mulia dan istimewa. Dari tangan seorang wanita lahir generasi-generasi hebat yang akan menentukan masa depan bangsa.

“Maka ibu-ibu dan remaja putri supya menjaga dirinya dengan baik, menjadi wanita muslimah yang qonitah, agar mulia di dunia dan akhirat,” pesannya.
Lebih baru Lebih lama