Perkuat Syiar Digital, LDII Papua Bekali SDM dengan Keahlian Jurnalistik
JAYAPURA – Dalam upaya memperkuat penyebaran informasi positif dan kontribusi dakwah melalui media digital, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Papua menyelenggarakan Workshop Upgrading Skill Publikasi dan Dokumentasi pada Sabtu (25/4/2026). Bertempat di Aula Pondok Pesantren Pelajar & Mahasiswa (PPPM) Al-Manshurin, Kota Jayapura, kegiatan ini dirancang khusus untuk membekali para penggerak kelompok kerja (pokja) LDII News Network (Lines) dengan kompetensi jurnalistik dan dokumentasi yang mumpuni di tengah dinamika era informasi saat ini.
Pelatihan intensif ini dihadiri oleh 36 peserta secara tatap muka (luring) yang merupakan delegasi dari DPD LDII Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, dan Kabupaten Keerom. Tak hanya itu, jangkauan pelatihan juga diperluas melalui skema daring yang diikuti oleh 19 peserta dari Kabupaten Biak Numfor, Supiori, Jayawijaya, serta Sarmi. Sinergi antara kehadiran fisik dan virtual ini bertujuan untuk menciptakan pemerataan kualitas publikasi di seluruh titik strategis lingkungan LDII di tanah Papua.
Ketua DPW LDII Provinsi Papua, H. Sudarmo, S.Pd., dalam arahannya menekankan bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di sektor informasi publik merupakan langkah krusial bagi organisasi. Menurutnya, pesan-pesan baik dan kontribusi LDII bagi bangsa harus dikemas secara profesional agar mampu memberikan manfaat yang luas serta edukatif bagi masyarakat.
"Workshop ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan pokja LDII News Network (Lines) dalam memproduksi konten berita, foto, maupun video yang berkualitas, informatif dan edukatif serta mampu mengoptimalkan penggunaan berbagai platform media sosial," ujar H. Sudarmo, S.Pd.
Kurikulum workshop yang berlangsung selama satu hari penuh ini disusun secara komprehensif, mencakup pengantar tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) Lines sebagai garda terdepan publikasi organisasi. Para peserta juga mendapatkan materi teknis yang sangat relevan dengan kebutuhan audiens modern, seperti teknik penyuntingan (editing) video dasar untuk pembuatan konten kreatif serta prinsip-prinsip desain grafis yang disesuaikan dengan standar estetika media sosial terkini.
Langkah strategis ini mendapatkan dukungan penuh dari jaringan media resmi organisasi. H. Sudarmo menjelaskan bahwa Lines Papua memegang peranan vital sebagai katalisator dalam pengembangan kompetensi jurnalistik bagi para pengurus di daerah.
"Kegiatan ini juga didukung oleh LDII News Network (Lines) Papua yang merupakan jaringan media resmi LDII, yang turut berperan dalam pengembangan kompetensi jurnalistik dan dokumentasi di lingkungan organisasi," tutur H. Sudarmo, S.Pd. lebih lanjut.
Melalui pelatihan ini, diharapkan muncul kontributor-kontributor andal yang tidak hanya cakap dalam teknis dokumentasi, tetapi juga memiliki integritas dalam menyampaikan berita. Alur workshop yang memadukan teori dan praktik ini menargetkan agar setiap wilayah di Papua memiliki kemandirian dalam mendokumentasikan kegiatan kontribusi LDII untuk masyarakat Papua secara berkelanjutan.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.