Mempererat Silaturahmi, LDII Sulsel Dorong Penguatan Spiritual di Lingkungan Akademisi
Momentum bulan suci Ramadan menjadi ajang strategis untuk memperkuat tali silaturahmi antara lembaga dakwah dan institusi pendidikan. Hal ini diwujudkan oleh Sekretaris DPW Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sulawesi Selatan, Dr. Nashruddin, S.Pd., M.Pd, yang hadir memberikan kuliah umum sekaligus tausiyah Ramadan di hadapan civitas akademika Institut Teknologi dan Bisnis Maritim (ITBM) Balik Diwa Makassar pada Senin (9/3/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Aula Pertemuan Lantai 2 Kampus ITBM Balik Diwa, Jalan Perintis Kemerdekaan 8 No. 8, Kota Makassar ini berlangsung dengan khidmat. Acara tersebut dirangkaikan dengan agenda buka puasa bersama yang dihadiri langsung oleh Rektor ITBM Balik Diwa Makassar, Dr. Muh. Ikramullah Akmal, S.Sos., M.Si, beserta jajaran dosen dan staf akademik lainnya.
Wakil Sekretaris LDII Sulawesi Selatan, Mesalina Tri Hidayani, S.Pi., M.Si, mengungkapkan bahwa kehadiran Dr. Nashruddin merupakan bentuk pemenuhan undangan resmi dari pihak kampus guna mempererat hubungan kelembagaan melalui kegiatan yang religius dan edukatif.
“Sekretaris LDII Sulawesi Selatan Dr. Nashruddin diundang untuk menghadiri kegiatan buka puasa bersama sekaligus memberikan tausiyah dan doa bersama pada acara yang diselenggarakan oleh Institut Teknologi dan Bisnis Maritim (ITBM) Balik Diwa,”
Kehadiran tokoh LDII di tengah civitas akademika ini bukan sekadar agenda keagamaan biasa. Bagi ITBM Balik Diwa, kuliah umum ini menjadi ruang dialog intelektual yang penting untuk mendorong integrasi antara ilmu pengetahuan, etika, dan spiritualitas. Hal ini dianggap krusial dalam membangun karakter mahasiswa dan tenaga pendidik yang berintegritas.
Selain memberikan siraman rohani, kegiatan ini menjadi sarana efektif untuk membangun sinergi dalam penguatan nilai-nilai moral di lingkungan perguruan tinggi. Melalui interaksi yang hangat saat berbuka puasa bersama, diharapkan ukhuwah dan kebersamaan antarlembaga semakin solid.
Sebagai penutup, acara ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan. Dengan adanya kolaborasi antara sektor dakwah dan pendidikan, diharapkan nilai-nilai keilmuan dan spiritualitas dapat tumbuh beriringan, sejalan dengan semangat Ramadan yang penuh berkah untuk mencetak generasi yang unggul secara intelektual maupun spiritual.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.
