Ponpes Wali Barokah Kokohkan Ukhuwah Lewat Santunan di Bulan Suci Ramadan 1447 H
Kediri (5/3). Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah Kota Kediri menggelar acara Silaturrahim dan Buka Puasa Bersama yang sarat makna di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, pada Rabu (4/3). Acara ini tidak hanya menjadi wadah kebersamaan, tetapi juga momentum kepedulian sosial dengan pemberian santunan kepada 100 anak yatim serta 750 paket sembako bagi keluarga dhuafa di sekitar Kelurahan Burengan, Banjaran, dan wilayah sekitarnya.
Dalam sambutannya, Ketua Ponpes Wali Barokah KH. Sunarto menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang bertepatan dengan hari ke-14 Ramadan. Beliau menegaskan bahwa Ramadan adalah waktu terbaik untuk memperkuat ukhuwah, memperkokoh silaturrahim, dan menebar kepedulian kepada sesama.
“Acara ini merupakan bentuk rasa syukur kami sekaligus memperkokoh ukhuwah dan silaturrahim. Kami ingin berbagi dan peduli kepada masyarakat, semoga Allah SWT menggantinya dengan kebaikan yang berlimpah,” ujar KH. Sunarto.
Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh penting, di antaranya Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, Wakil Wali Kota Gus Qowim, Kapolres Kediri Kota, Kodim 0809/Kediri, Brigif 16/WY, Yonifmek 521/DH, Wakil Ketua DPRD Kota Kediri, Kejaksaan Negeri Kediri, Pengadilan Negeri Kediri, Kepala Kantor Kemenag Kota Kediri, Pengadilan Agama Kediri.
Selain itu, hadir pula tokoh agama seperti KH. Abu Bakar Abdul Jalil dari PCNU serta KH. Ahmad Khoirudin dari PD Muhammadiyah. Dari sektor lembaga keuangan turut hadir Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kediri dan Kepala OJK Kediri. Hadir pula Ketua DPD LDII Kota Kediri bersama sejumlah tokoh masyarakat lainnya.
Kehadiran para pejabat dan tokoh masyarakat tersebut menjadi bukti nyata bahwa semangat berbagi mampu menyatukan berbagai elemen masyarakat. KH. Sunarto menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kontribusi pondok pesantren dalam mendukung terwujudnya Kota Kediri yang lebih MAPAN.
MAPAN merupakan visi Kota Kediri yang menjunjung tinggi nilai toleransi, kebersamaan, kerukunan, serta kekompakan dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, baik dari kalangan perorangan, lembaga, dunia usaha, maupun komunitas. Dukungan tersebut menunjukkan bahwa kepedulian sosial merupakan tanggung jawab bersama.
Menutup sambutannya, KH. Sunarto memohon maaf atas segala kekurangan dalam penyelenggaraan acara dan berharap kegiatan ini dapat terus dilestarikan sebagai tradisi positif di bulan suci Ramadan.
Dengan semangat berbagi dan kepedulian, Pondok Wali Barokah berkomitmen untuk terus hadir sebagai bagian penting dalam kehidupan masyarakat Kota Kediri.
(Mzda)