Perkuat Pembinaan Karakter, Kwarran Jati Agung Kukuhkan Pengurus Mabigus dan Sako SPN

Perkuat Pembinaan Karakter, Kwarran Jati Agung Kukuhkan Pengurus Mabigus dan Sako SPN

Sinergi Pramuka dan Masjid dalam Membentuk Generasi Unggul

Ketua Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Kecamatan Jati Agung, Rd Erni Sulasmi, secara resmi mengukuhkan jajaran Majelis Pembimbing dan Pengurus Gugus Depan Sako Sekawan Persada Nusantara (SPN) Jati Agung. Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat ini digelar di Aula Shogiron Akbar, Lampung Selatan, pada Minggu (8/3/2026).

Dalam sambutannya, Erni Sulasmi menekankan pentingnya profesionalisme dalam pengelolaan organisasi di tingkat Gugus Depan. Ia berharap para pengurus yang baru dilantik mampu menjalankan amanah dengan dedikasi tinggi guna menata organisasi agar lebih baik ke depannya.

"Tingkatkan peran Sako SPN sebagai media pembinaan anggota Pramuka mulai dari tingkat siaga, penegak, hingga pandega," ujar Rd Erni Sulasmi.

Lebih lanjut, Erni menilai kehadiran pengurus Sako SPN di wilayah Kwartir Ranting Jati Agung akan membawa dampak positif yang lebih luas, terutama dalam membentengi moral dan mengasah keterampilan para peserta didik melalui nilai-nilai kepanduan.

"Selamat, dan semoga dapat bekerja dan memberikan pembinaan terbaik bagi para anggotanya," tutur Rd Erni Sulasmi.

Fokus Pembinaan Generasi Muda Berbasis Karakter Luhur

Senada dengan hal tersebut, Ketua Pinsako SPN Daerah Lampung, Heri Sensustadi, menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan momentum strategis untuk memperkokoh pembinaan pemuda. Salah satu fokus utamanya adalah mengintegrasikan kegiatan kepramukaan dengan lingkungan masjid dan pondok pesantren.

"Semoga Sako SPN Jati Agung dapat senantiasa memakmurkan masjid sebagai basis pembinaan pemuda melalui kepramukaan," jelas Heri Sensustadi.

Heri juga menggarisbawahi bahwa peran Sako SPN sangat krusial dalam membentuk karakter generasi muda. Hal ini selaras dengan target pencapaian 29 karakter luhur yang dicanangkan oleh LDII, yang mana nilai-nilai tersebut memiliki korelasi kuat dengan kode kehormatan Pramuka.

"Nilai-nilai ini, sejalan dengan Dasa Darma Pramuka yang menjadi pedoman kegiatan kepramukaan," kata Heri Sensustadi.

Sebagai penutup, Heri mengingatkan para pembina di tingkat gugus depan agar mampu mengimplementasikan nilai-nilai karakter luhur tersebut dalam setiap kurikulum dan kegiatan lapangan. Ia menegaskan bahwa kesuksesan pendidikan karakter membutuhkan dukungan kolektif dari seluruh lapisan masyarakat.

"Mulai dari Mabigus, pengurus gudep, peserta didik, hingga masyarakat. Semoga Pramuka dapat menjadi tempat pembinaan yang nyaman dan membahagiakan," tutup Heri Sensustadi.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.

Lebih baru Lebih lama