Persiapan Munas X LDII
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) secara resmi menggelar media gathering guna mengumumkan agenda Musyawarah Nasional (Munas) X LDII. Perhelatan akbar pengambilan keputusan tertinggi organisasi tersebut direncanakan bakal berlangsung pada tanggal 7–9 April 2026 mendatang.
Ketua Umum DPP LDII, Chriswanto Santoso, memberikan penekanan khusus bahwa Munas X akan menitikberatkan pada analisis dampak dinamika geopolitik global terhadap ketahanan nasional. Isu-isu strategis seperti stabilitas ekonomi, kedaulatan pangan, hingga kemandirian energi menjadi poin krusial yang akan dibahas secara mendalam oleh para peserta musyawarah.
Fokus pada Isu Strategis Bangsa
Langkah ini diambil mengingat situasi dunia yang sedang mengalami transisi besar akibat berbagai ketegangan internasional. Chriswanto menegaskan bahwa LDII berkomitmen untuk memberikan kontribusi pemikiran yang relevan bagi bangsa dalam menghadapi tantangan eksternal.
Dalam pernyataannya, Chriswanto Santoso menyoroti urgensi kewaspadaan nasional terhadap perubahan iklim politik luar negeri. “Perkembangan situasi global, termasuk konflik […]” ujarnya di sela-sela acara media gathering tersebut.
Agenda Utama Munas X
Selain membahas isu makro, Munas X LDII juga akan merumuskan arah kebijakan organisasi untuk lima tahun ke depan. Beberapa agenda penting yang akan disoroti meliputi:
- Evaluasi dampak ketegangan geopolitik terhadap ekonomi domestik.
- Penyusunan rekomendasi strategis terkait ketahanan pangan dan energi.
- Penguatan peran dakwah dalam menjaga stabilitas sosial di tengah krisis global.
- Pemilihan kepengurusan baru periode mendatang.
Dengan diselenggarakannya Munas X ini, LDII berharap dapat melahirkan rumusan solutif yang tidak hanya bermanfaat bagi internal organisasi, tetapi juga mampu memperkuat fondasi negara dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.
