Mempererat Sinergi Ulama dan Umaro, Pengurus Ponpes Wali Barokah Gelar Silaturahim Syawal dengan Wali Kota Kediri

Mempererat Sinergi Ulama dan Umaro, Pengurus Ponpes Wali Barokah Gelar Silaturahim Syawal dengan Wali Kota Kediri

Sinergi Strategis Demi Mewujudkan Visi Kota Kediri yang MAPAN

Dalam suasana penuh kehangatan khas Hari Raya Idul Fitri 1447 H, jajaran pengurus Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah Kediri melaksanakan kunjungan silaturahim ke kediaman Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati. Pertemuan yang berlangsung di Perumahan Jenggolo pada Sabtu pagi (21/03/2026) tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat ikatan antara ulama dan umaro (pemerintah) di Kota Kediri.

Kunjungan ini bukan sekadar tradisi rutin pasca-lebaran, melainkan sebuah langkah strategis untuk menyelaraskan pandangan antara institusi pendidikan agama dan pemerintah daerah. Kehadiran tokoh-tokoh pesantren ini disambut langsung dengan penuh apresiasi oleh orang nomor satu di Kota Kediri tersebut.

“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan silaturahim ini. Pondok Pesantren Wali Barokah merupakan bagian penting dari sejarah dan dinamika Kota Kediri. Dukungan dari para tokoh agama sangat kami perlukan untuk mewujudkan visi Kota Kediri yang MAPAN,” ujar Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati.

Komitmen Terhadap Pendidikan Karakter Generasi Muda

Pondok Pesantren Wali Barokah, yang dikenal sebagai salah satu institusi pendidikan Islam terkemuka, terus menunjukkan dedikasinya dalam mencetak generasi unggul yang memiliki karakter moral yang kuat. Dalam pertemuan tersebut, pihak pesantren menegaskan kembali komitmen mereka untuk mendukung penuh program pembangunan manusia yang dicanangkan oleh Pemerintah Kota Kediri.

Wakil Ketua Ponpes Wali Barokah, Agung Riyanto, menjelaskan bahwa momen Syawal adalah saat yang paling tepat untuk melakukan koordinasi secara kekeluargaan sekaligus memperbarui komitmen kerja sama antar lembaga.

“Momen Idul Fitri ini adalah saat yang tepat bagi kami untuk ‘sowan’ dan memperkuat tali silaturahim. Kami juga terus berkomitmen mendukung program-program Pemerintah Kota Kediri, khususnya dalam pembinaan karakter generasi muda melalui pendidikan pesantren yang berkualitas,” ungkap Agung Riyanto.

Membangun Komunikasi Informal yang Efektif

Selain membahas isu-isu pendidikan dan pembangunan karakter, pertemuan ini juga menyoroti pentingnya jalur komunikasi yang terbuka dan cair antara pihak eksekutif dan lembaga keagamaan. Dengan terjalinnya komunikasi yang baik, diharapkan setiap kebijakan pemerintah dapat diimplementasikan dengan harmonis di tengah masyarakat, khususnya di lingkungan pesantren.

Sekretaris Ponpes Wali Barokah, Daud Soleh, menambahkan bahwa pertemuan informal seperti silaturahim ini seringkali menjadi wadah pertukaran ide yang lebih efektif dibandingkan rapat formal. Ia berharap sinergitas ini dapat terus dipertahankan demi menjaga kearifan lokal Kota Kediri.

“Kami berharap kolaborasi antara pesantren dan pemerintah kota semakin solid, sehingga program-program kemasyarakatan dapat berjalan beriringan dengan nilai-nilai kearifan lokal yang ada di pesantren,” tutup Daud Soleh.

Pertemuan ini ditutup dengan harapan besar bahwa kolaborasi yang terjalin akan membawa dampak positif yang signifikan bagi kesejahteraan warga Kediri secara keseluruhan. Melalui keselarasan antara visi pemerintah dan nilai-nilai luhur pesantren, Kota Kediri diharapkan dapat terus berkembang menjadi kota yang religius, modern, dan tetap berpijak pada nilai-nilai budaya yang ada.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.

Lebih baru Lebih lama