Hilal Idul Fitri 1447 H Tidak Terlihat di Pantai Pancer, LDII Jember Ajak Masyarakat Tunggu Keputusan Pemerintah

Hilal Idul Fitri 1447 H Tidak Terlihat di Pantai Pancer, LDII Jember Ajak Masyarakat Tunggu Keputusan Pemerintah

Sinergi Lintas Sektoral Pantau Hilal di Mercusuar Pancer

Tim gabungan pemantau hilal yang berlokasi di Menara Mercusuar Pesisir Pantai Pancer, Puger, Kabupaten Jember, melaporkan bahwa hilal untuk penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Idul Fitri tidak berhasil terlihat pada Kamis (19/3) sore. Kegiatan rukyatul hilal yang berlangsung sejak pukul 16.00 hingga 18.00 WIB ini merupakan bentuk sinergi lintas sektoral yang melibatkan Kementerian Agama (Kemenag) Jember, PC NU Jember, MWC NU Kencong, UINKHAS Jember, Komunitas Rukyat Kompas, LDII Kabupaten Jember, serta jajaran Pengadilan Agama dan Muspika Puger.

Pemantau hilal dari LDII, Dwi Ario Suseno, ST, menjelaskan bahwa pengamatan dilakukan menggunakan metode hisab dan rukyat berdasarkan perhitungan Kitab Ad-Durul Anieq. Berdasarkan data astronomis, tinggi hilal mar’i tercatat pada 01°26’58" dengan elongasi 05°08’19”.

"Secara teknis, data hisab menunjukkan posisi hilal saat ghurub bulan masih berada di bawah kriteria visibilitas yang memungkinkan untuk dilihat secara mata telanjang maupun bantuan teleskop,"

ujar Dwi Ario Suseno. Ia juga menambahkan bahwa kondisi ufuk barat yang tertutup awan mendung dan gerimis menjadi faktor penghambat utama sehingga hilal gagal teramati secara visual di titik Pancer.

Pesan Kerukunan dan Edukasi Kalender Hijriah

Ketua DPD LDII Kabupaten Jember, H. Akhmad Malik, memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi yang terjalin erat antara ormas Islam dan instansi pemerintah di Jember. Baginya, duduk bersama dalam satu majelis ilmu falak bukan sekadar rutinitas agama, melainkan cerminan ukhuwah dan sarana edukasi mengenai kompleksitas penentuan awal bulan Hijriah.

Menanggapi kondisi cuaca yang menghalangi pandangan, Malik memandangnya sebagai pengingat akan keterbatasan manusia di hadapan ketetapan Sang Pencipta. Ia menghimbau seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas dan fokus pada ibadah di penghujung bulan suci Ramadan.

"Kepastian dari pemerintah adalah kunci kebersamaan kita dalam merayakan Idul Fitri 1447 H,"

tegas H. Akhmad Malik. Ia mengajak warga untuk tidak terburu-buru menyimpulkan tanggal lebaran secara mandiri dan sepenuhnya merujuk pada hasil Sidang Isbat nasional yang dipimpin oleh Kementerian Agama RI.

Hasil pantauan dari Menara Mercusuar Pancer ini telah didokumentasikan secara resmi untuk dikirimkan ke Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur. Data ini akan menjadi referensi penting dalam menetapkan awal hari raya bagi umat Muslim di seluruh Indonesia, guna memastikan semangat kebersamaan tetap terjaga dalam merayakan hari kemenangan.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.

Lebih baru Lebih lama