Aksi Pemuda LDII Bali Bagikan Takjil: Pupuk Semangat Toleransi dan Kebersamaan di Bulan Ramadan

Aksi Pemuda LDII Bali Bagikan Takjil: Pupuk Semangat Toleransi dan Kebersamaan di Bulan Ramadan

Mempererat Kerukunan Melalui Takjil Gembira

Memasuki bulan suci Ramadan, puluhan generasi muda LDII Renon menggelar aksi sosial bertajuk "Takjil Gembira" (Takbir) di kawasan Lapangan Bajra Sandhi, Renon, Denpasar. Kegiatan ini bukan sekadar pembagian paket berbuka puasa biasa, melainkan sebuah manifestasi dari nilai-nilai inklusivitas dan kasih sayang yang dijunjung tinggi oleh LDII di tengah masyarakat Bali yang majemuk.

Ketua DPW LDII Provinsi Bali, Olih Solihat Karso, menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan langkah nyata dalam membangun jembatan kerukunan yang menghubungkan hati antarumat beragama tanpa memandang latar belakang golongan.

“Siapa saja yang lewat kita bagikan agar semua bisa merasakan kebahagiaan yang sama sebagai wujud kerukunan. Kita tidak memandang antar golongan, karena esensi dari kegiatan ini adalah memupuk rasa persaudaraan di tengah masyarakat kita yang majemuk,” ujar Olih Solihat Karso.

Inspirasi Kebaikan dari Pemuda untuk Lingkungan

Keberhasilan agenda ini didorong oleh semangat kolektif para pemuda LDII yang mengelola seluruh proses, mulai dari persiapan logistik hingga terjun langsung ke lapangan. Ketua Penyelenggara Takbir, Rasyid, menjelaskan bahwa ratusan paket takjil telah didistribusikan di titik strategis, termasuk di sekitar kantor Gubernur Bali, guna membantu masyarakat yang masih beraktivitas saat waktu berbuka tiba.

“Dengan adanya berbagi takjil ini, harapannya bagi pengendara sekitar yang sedang dalam perjalanan bisa mendapatkan manfaat langsung. Kami ingin memastikan mereka tetap bisa membatalkan puasa dengan layak meskipun masih berada di tengah kemacetan atau dalam perjalanan pulang,” ujar Rasyid.

Aksi sosial ini diharapkan tidak berhenti di Denpasar saja. Olih Solihat Karso mengimbau agar semangat berbagi ini dapat menginspirasi seluruh jajaran kepengurusan LDII, mulai dari tingkat Kabupaten/Kota (DPD) hingga tingkat kelurahan (PAC) di seluruh Bali. Melalui kontribusi yang konsisten, Ramadan diharapkan menjadi momentum untuk meninggalkan jejak kebaikan yang mempererat tali silaturahmi antarwarga dan memperkokoh harmoni di Pulau Dewata.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.

Lebih baru Lebih lama