Kediri (22/2). – Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah Kota Kediri menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama unsur Tiga Pilar Kelurahan Burengan dan Banjaran, serta jajaran Ketua RT dan RW di lingkungan sekitar pondok pesantren, di Wistram Wali Barokah, pada Minggu sore (22/2). Pertemuan ini fokus membahas teknis pendistribusian paket sembako dari Ponpes Wali Barokah bagi 750 orang warga kurang mampu (dhuafa) di dua kelurahan tersebut.
Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan sebagai bentuk kepedulian sosial santri dan pengurus Ponpes Wali Barokah terhadap warga sekitar, sekaligus mempererat tali silaturahim dengan pemangku wilayah.
Ketua Ponpes Wali Barokah, KH Sunarto, dalam sambutannya menekankan pentingnya akurasi data agar bantuan tepat sasaran. Ia menyampaikan bahwa pondok ingin terus menebar manfaat bagi lingkungan terdekat.
"Kami menyadari bahwa keberadaan pondok ini tidak lepas dari dukungan masyarakat sekitar. Rakor ini penting agar pembagian sembako nantinya berjalan tertib dan benar-benar diterima oleh warga yang membutuhkan secara tepat sasaran. Kami ingin kebahagiaan para santri dalam beribadah juga dirasakan oleh saudara-saudara kita yang dhuafa di Kelurahan Burengan dan Banjaran," ujar KH Sunarto.
Senada dengan hal tersebut, Ketua DPD LDII Kota Kediri, H. Agung Riyanto, mengapresiasi kolaborasi aktif antara pihak pesantren dengan perangkat kelurahan dan tokoh masyarakat. Menurutnya, sinergi ini adalah wujud kerukunan antar elemen bangsa.
"Ini adalah bagian dari kontribusi berkelanjutan kami untuk masyarakat Kota Kediri. Melalui koordinasi dengan Ketua RT dan RW, kita meminimalkan resiko adanya warga yang terlewat. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi warga dan semakin memperkokoh ukhuwah islamiyah serta ukhuwah wathaniyah di Kota Kediri," jelas H. Agung Riyanto yang juga Wakil Ketua Ponpes Wali Barokah.
Sementara itu, pihak pemerintah daerah menyambut positif inisiatif ini. Kepala Kelurahan Banjaran, Rudi Winarko, menyatakan kesiapannya beserta jajaran Tiga Pilar (Babinsa dan Bhabinkamtibmas) untuk mengawal jalannya kegiatan sosial tersebut agar aman dan kondusif.
"Kami sangat berterima kasih kepada Ponpes Wali Barokah yang konsisten memberikan perhatian kepada warga kami. Pelibatan RT dan RW dalam rakor ini sangat tepat karena mereka yang paling paham kondisi di lapangan. Kami dari pihak kelurahan siap mendukung penuh, baik secara administratif maupun pengamanan di lapangan agar distribusi berjalan lancar," pungkas Rudi Winarko.
Kegiatan pembagian sembako direncanakan akan dilaksanakan dalam waktu dekat dengan melibatkan relawan dari unsur pegurus dan santri pondok, yang nantinya akan berkoordinasi dengan Ketua RT setempat untuk penyaluran langsung bertempat di dalam Ponpes Wali Barokah sebagaimana biasanya rutin setiap tahunnya. Adapun penyerahan secara simbolis akan dilakukan oleh Wali Kota Kediri pada tanggal 4 Maret 2025 saat buka puasa Bersama di Ponpes Wali Barokah.

