
---
Rektor IAIK Bedah Buku Reveal Gambaran Ilmiah Tentang LDII: Forum Ilmiah di Manado
Manado, 9/12 — Rektor Institut Agama Islam Kotamobagu (IAIK), Muliadi Mokodompit, menghadiri forum ilmiah yang bertemakan "Nilai-Nilai Kebajikan Jamaah LDII: Dari Amal Saleh hingga Kemandirian". Buku tersebut, karya cendekiawan muslim Ahmad Ali, didiskusikan secara mendalam di Swiss-Belhotel Manado, Sulawesi Utara.
Muliadi, dalam forum ini, memberikan pencerahan tentang berbagai persepsi masyarakat terhadap LDII. Ia menekankan pentingnya forum ilmiah untuk meluruskan persepsi publik. "Buku ini tidak hanya merekam praktik kebajikan warga LDII, tetapi juga menyajikan analisis ilmiah yang memberi gambaran objektif tentang nilai amal saleh dan kemandirian organisasi tersebut," ujar Muliadi.
Sekretaris DPW LDII Sulawesi Utara, Soenarwan, menjadi moderator sesi bedah buku. Soenarwan menekankan pentingnya dialog yang terbuka dan jernih untuk menguatkan hubungan antarelemen bangsa. "Setiap elemen memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Dengan kita melihat sisi positif, maka itu akan memperkuat persatuan bangsa dan negara," ujarnya.
Bedah buku tersebut berlangsung interaktif, dengan peserta dari berbagai latar belakang keagamaan dan sosial. Dialog akademis yang dihadirkan memberikan ruang klarifikasi terhadap sejumlah persepsi keliru yang berkembang, sekaligus memperkuat hubungan antara LDII dan masyarakat luas.
Forum ini diharapkan menjadi langkah awal terciptanya komunikasi yang lebih inklusif dan konstruktif di Sulawesi Utara, serta mendorong pemahaman yang lebih komprehensif mengenai nilai-nilai kebajikan dalam tubuh LDII.
Hadirnya Tokoh Lintas Sektor
Acara ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting dari Bolaang Mongondow Raya, seperti Ketua AMABOM Raya Z.A. Jemmy Lantong, Ketua Umum MUI Kabupaten Bolaang Mongondow KH Sulaiman Amba, Wakil Ketua Umum MUI Kabupaten Bolaang Mongondow Imam Suja’i, Pengurus MUI Dumoga Barat Suherman Simbala, serta Kepala Bidang Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Bolaang Mongondong Treistien Hapulu.
Kehadiran para tokoh ini mencerminkan besarnya perhatian masyarakat Bolmong Raya terhadap upaya penyampaian informasi yang objektif tentang LDII.
Rektor IAIK membahas buku LDII di Manado, memberikan gambaran ilmiah tentang nilai kebajikan organisasi.