
Sumedang (9/12). Dewan Penasihat Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Jawa Barat menggelar rapat pleno perdana kepengurusan baru hasil Muswil IX Tahun 2025 di Graha Aulia, Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat. Rapat ini bertujuan untuk mematangkan program kerja untuk lima tahun ke depan.
Tiga Tugas Utama LDII
Ketua DPW LDII Jawa Barat, Dicky Harun, menegaskan tiga tugas utama LDII: berdakwah, memberikan kontribusi bagi masyarakat dan negara, serta membangun komunikasi dengan berbagai pihak untuk mengabarkan karya dan kontribusi organisasi.
"Tugas LDII baik perorangan maupun organisasi adalah dakwah, kontribusi untuk masyarakat, bangsa, dan negara. Komunikasi penting agar karya LDII diketahui dan menciptakan citra baik organisasi," ujar Dicky.
Susunan Kepengurusan Periode 2025–2030
LDII juga menjadi wadah bagi warganya menjalankan ibadah berlandaskan Al Quran dan sunnah Rasul. Dicky mengumumkan susunan kepengurusan periode 2025–2030, termasuk pembagian tugas dan pembahasan program kerja tahun 2026.
Koneksi dengan Pemerintah
Menurut Dicky, seluruh program harus terkoneksi dengan pemerintah, terutama Pemprov Jawa Barat, dan disesuaikan dengan situasi serta kebutuhan masyarakat.
"Selamat bertugas. Semoga kepengurusan ini berjalan baik selama lima tahun ke depan," ucapnya.
Amal Bakti untuk Meramut Umat
Ketua Dewan Penasihat LDII Jawa Barat, H Didi Wargaprawira, mengingatkan pengurus agar tetap tertib dalam beribadah dan memaknai amanah kepengurusan sebagai ladang amal.
"Yang kita lakukan dalam kepengurusan ini adalah amal bakti untuk meramut umat, khususnya warga LDII," pesan Didi.
Regenerasi Kader Muda
Kepengurusan LDII Jawa Barat 2025–2030 juga diwarnai regenerasi, dengan masuknya banyak kader muda untuk memperkuat inovasi program sekaligus menjawab tantangan zaman.