Rakerwil LDII Kalteng: Penguatan Kontribusi dan Regenerasi untuk Organisasi yang Lebih Maju
Rakerwil DPW LDII Kalimantan Tengah tahun ini digelar secara daring, namun semangat para pengurus dan peserta tetap terasa kuat. Pertemuan ini menjadi ruang evaluasi sekaligus penegasan kembali arah besar organisasi dalam menghadapi tantangan dakwah dan pembangunan masyarakat ke depan. Tema yang mengemuka dalam forum tersebut adalah pentingnya memperkuat kontribusi serta regenerasi di lingkungan LDII.
Meneguhkan Dua Pilar Utama: Kontribusi dan Regenerasi
Ketua DPW LDII Kalteng, HM Nur Prayudi, SE, mengingatkan bahwa keberlangsungan organisasi sangat bergantung pada dua unsur penting: kontribusi dan regenerasi. Dalam sambutannya, ia menegaskan,
Pernyataan itu menjadi pengingat bagi seluruh peserta bahwa organisasi sebesar LDII tidak mungkin tumbuh tanpa partisipasi aktif para pengurus, sekaligus proses melahirkan kader-kader baru yang siap melanjutkan tongkat estafet. Nur Prayudi juga menekankan agar setiap pengurus benar-benar menjiwai tugas pokok dan fungsinya (tupoksi), mengingat hal itu berpengaruh langsung terhadap efektivitas kerja organisasi.
Peningkatan Kompetensi Menuju Profesional Religius
Dalam sesi berikutnya, Korwil LDII Kalteng, Prof. Dr. Singgih Tri Sulistiyono, M.Hum., memberikan pesan yang menukik pada peningkatan kualitas SDM LDII. Guru Besar Sejarah Maritim Universitas Diponegoro tersebut menyampaikan,
Baginya, peningkatan kapasitas bukan hanya kebutuhan organisasi, tetapi juga amanah moral. Warga LDII diharapkan tampil menjadi pribadi yang kompeten, berakhlak, dan mampu memberi teladan di tengah masyarakat.
Prof. Singgih melanjutkan dengan sebuah harapan yang menjadi ruh utama gerakan dakwah LDII:
Ia menambahkan bahwa peningkatan iman dan akhlak bukan hanya orientasi pribadi, tetapi juga bentuk kontribusi nyata dalam kehidupan bermasyarakat. Saat karakter luhur itu tampak dalam keseharian, maka LDII akan dikenal bukan hanya melalui kegiatan resminya, tetapi melalui akhlak warganya.
Harapan Besar dari Rakerwil 2025
Menutup pemaparannya, Prof. Singgih menyampaikan pesan optimistis mengenai hasil yang diharapkan dari Rakerwil kali ini:
Dengan berbagai masukan strategis tersebut, Rakerwil LDII Kalteng tidak hanya menjadi forum laporan tahunan, tetapi juga tonggak penting yang membawa arah baru bagi penguatan organisasi. Para peserta berharap bahwa semangat kolaborasi, peningkatan kompetensi, dan regenerasi dapat terus tumbuh, sehingga LDII semakin mampu berperan sebagai organisasi yang profesional, religius, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
