Posyandu Wali Barokah Jadi Model Nasional: Wapres RI Pantau Langsung Penanganan Stunting di Kediri

KEDIRI. Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) RI meninjau langsung implementasi program penurunan stunting di Posyandu Seruni, Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah, Kota Kediri, Kamis (27/11), sebagai bagian dari upaya menjadikan posyandu ini model penanganan stunting berbasis komunitas.

Apresiasi LDII Kota Kediri atas Dukungan Setwapres RI

Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Plt. Asdep Kesehatan, Gizi dan Pembangunan Keluarga (KGPK) Setwapres RI, Siti Alfiah, didampingi Tenaga Ahli Advokasi TPPS, Alie Sadikin. DPD LDII Kota Kediri menyambut baik perhatian pemerintah pusat terhadap upaya penanganan stunting di wilayahnya.

Fokus Peninjauan: Implementasi Program dan Tantangan di Lapangan

Tim Setwapres RI secara seksama meninjau pelaksanaan program-program yang dijalankan di Posyandu Seruni, termasuk pemantauan tumbuh kembang anak, pemberian makanan tambahan, serta edukasi gizi bagi ibu hamil dan menyusui. Alie Sadikin menekankan pentingnya advokasi dalam percepatan penurunan stunting.

Ketua LDII Kota Kediri: Posyandu Wali Barokah Layak Jadi Percontohan

Ketua LDII Kota Kediri menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Posyandu Wali Barokah sebagai model penanganan stunting. Menurutnya, keberhasilan posyandu ini tak lepas dari sinergi antara berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, tenaga kesehatan, tokoh agama, dan masyarakat.

"Kami sangat berterima kasih atas kunjungan dan dukungan dari Setwapres RI. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan di Posyandu Wali Barokah," ujarnya.

Harapan ke Depan: Penurunan Stunting yang Berkelanjutan

Dengan kunjungan ini, diharapkan program penanganan stunting di Kota Kediri semakin terarah dan efektif. Pemerintah pusat dan daerah diharapkan terus bersinergi untuk menciptakan generasi penerus bangsa yang sehat dan berkualitas.

Lebih baru Lebih lama