Ngonten Dapat Cuan: Rahasia Viral Hassan Sule di Facebook & TikTok Terungkap!

YOGYAKARTA. DPP LDII menggelar workshop bertajuk Generasi Tangguh Finansial, menghadirkan Hassan 'Sule' Nurfambudi, content creator viral, yang membongkar strategi "Ngonten Dapat Cuan, Viral dan Produktif" di Facebook dan TikTok.

Rahasia Sukses Hassan Sule: Dari Kegagalan hingga Jutaan Pengikut

Hassan memulai petualangannya di dunia konten pada akhir 2023, fokus pada video pendek berdurasi 20 detik di Facebook Pro. Namun, ritme kerja yang tak teratur membuatnya kewalahan.

“Sempat tumbang karena waktu terforsir,” ujarnya.

Kegagalan ini tak membuatnya menyerah. Ia bangkit, menyusun ulang strategi, dan konsisten memproduksi konten pendek secara mandiri. Hasilnya?

“Hingga akhirnya kami memperoleh 1,5 juta pengikut di Facebook dan jumlah yang hampir sama di TikTok. Pencapaian ini kami raih dalam rentang waktu 1,5 tahun,” kenang Hassan.

Strategi Jitu: Memancing Rasa Penasaran Audiens

Kunci sukses Hassan terletak pada kemampuannya memancing rasa penasaran penonton. Ia menciptakan "rahasia tersirat" dalam kontennya, bahkan sengaja memakai baju yang sama berulang-ulang.

“Hal sederhana ini ternyata memancing komentar penonton. Ada yang bertanya kenapa bajunya tidak ganti, ada yang notice bahwa video yang pernah dilihat adalah content creator dari orang yang sama,” ungkapnya.

Interaksi yang meningkat drastis menjadi bukti efektivitas strategi ini.

Peran Istri dalam Kesuksesan Konten Kreatif

Istri Hassan turut berbagi pengalaman tentang bagaimana ia terjun ke dunia konten.

“Ngonten pertama kali langsung FYP (For Your Page) dan penayangannya bisa berjuta-juta. Saya senang, jadi tambah percaya diri. Sejak saat itu, saya jadi partner ngonten suami,” ungkapnya.

3 Tips Jitu dari Hassan Sule untuk Jadi Content Creator Sukses

Meski banjir tawaran endorsement, Hassan menekankan bahwa kesuksesan tidak datang instan. Ada proses panjang yang harus dilalui, terutama dalam produksi konten. Ia membagikan tiga tips utama:

1. Satu Jam untuk Konsep:

“Gunakan waktu fokus untuk brainstorming, bisa dari ide pribadi, tim, atau referensi orang lain, hingga AI. Konsep bisa ditulis, sehingga bukan hanya berakhir di angan-angan saja,” ujarnya.

2. Setengah Jam untuk Eksekusi: Manfaatkan waktu luang untuk merekam, simpan di galeri, dan jangan menunggu waktu sempurna.

3. Minimal Satu Jam untuk Editing:

“Sisihkan waktu khusus untuk editing agar hasilnya layak dinikmati publik,” pungkasnya.

LDII Dorong Generasi Muda Manfaatkan Peluang Ekonomi Digital

Workshop ini menjadi wadah bagi LDII untuk mendorong generasi muda agar tidak hanya memahami literasi finansial, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara praktis melalui ekonomi kreatif digital. Hassan Sule menjadi bukti nyata bahwa peluang ekonomi di era digital terbuka lebar bagi siapa saja yang mau bekerja keras dan berstrategi. (hafi)

Lebih baru Lebih lama