
Batam. Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad, menyerukan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) untuk meningkatkan perannya dalam pembangunan daerah. Ajakan ini disampaikan saat membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) V LDII Kepri di Asrama Haji, Batam.
Gubernur Ansar: LDII Mitra Strategis Pembangunan Kepri
Ansar Ahmad menegaskan bahwa program-program LDII sejalan dengan visi pembangunan Provinsi Kepri. Ia menekankan Muswil V bukan hanya ajang pemilihan pemimpin baru, melainkan momentum krusial untuk memperkuat kontribusi LDII dalam memajukan Kepri.
“Program LDII sejalan dengan visi pembangunan Provinsi Kepri. Muswil ini, bukan sekadar memilih pemimpin baru, tetapi juga momentum memperkuat peran LDII dalam pembangunan Kepri,” ujar Gubernur Kepri, Ansar Ahmad.
Ansar mengapresiasi kontribusi LDII selama ini melalui berbagai kegiatan sosial dan pendidikan keagamaan. Ia meyakini kolaborasi yang erat antara LDII dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) akan mempercepat terwujudnya Kepri yang maju, makmur, dan merata.
“Untuk itu, kolaborasi antara LDII dan Pemprov sangat penting untuk mewujudkan Kepri yang maju, makmur dan merata,” pungkasnya.
Lebih lanjut, Ansar memaparkan capaian pembangunan daerah, termasuk pertumbuhan ekonomi Kepri yang mencapai tujuh persen, salah satu yang tertinggi di tingkat nasional.
“Ini, menjadi salah satu yang tertinggi di tingkat nasional,” kata Ansar.
DPP LDII Tekankan Pembentukan Karakter dan SDM Unggul
Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso, menyatakan Muswil V bertujuan untuk merumuskan arah kebijakan dan program kerja LDII Kepri yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan pembangunan daerah.
“Tetapi juga merumuskan arah kebijakan dan program kerja LDII Kepri, yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan pembangunan daerah,” tuturnya.
Sinergi untuk Indonesia Emas 2045
KH Chriswanto menekankan pentingnya pembentukan karakter yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila sebagai bekal menuju Indonesia Emas 2045. Ia menegaskan komitmen LDII untuk terus bersinergi dengan pemerintah dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul.
“Sinergi dengan pemerintah harus diperkuat. Kami prioritaskan pembangunan SDM yang unggul. Kami ingin berkontribusi, dan kami siapkan dari sekarang,” tutupnya.