
KENDAL. LDII Jawa Tengah memantapkan fokus pada pendidikan, pengabdian masyarakat, dan penguatan organisasi dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) II yang digelar di Kendal. Forum ini menjadi ajang konsolidasi internal dan penerjemahan program strategis nasional ke tingkat daerah.
Prioritaskan Tiga Bidang Strategis
Rakorwil yang dihadiri pengurus DPD LDII se-Jawa Tengah ini menempatkan tiga bidang utama sebagai fokus utama: pendidikan dan pelatihan, pengabdian masyarakat, serta organisasi, kaderisasi, dan keanggotaan (OKK). Ketiganya dinilai krusial dalam memperkuat LDII secara internal dan meningkatkan kontribusi kepada masyarakat.
Ketua DPW LDII Jateng, Singgih Tri Sulistiyono, menekankan pentingnya adaptasi organisasi terhadap perkembangan zaman.
"Ketiga bidang itu menunjukkan identitas LDII sebagai organisasi yang terus beradaptasi dengan kebutuhan zaman."
Ia juga mendorong modernisasi organisasi melalui pemanfaatan teknologi.
Sistem Pelaporan Real-Time untuk Efisiensi
Singgih menjelaskan implementasi sistem pelaporan real-time untuk memantau kinerja organisasi.
"Kalau akar rumput tidak mengisi data, DPP tidak bisa membaca kondisi lapangan. Sistem ini membantu organisasi bekerja lebih efisien," ujarnya.
Data keanggotaan dan aktivitas kini dapat diakses dengan cepat, asalkan pengurus aktif menginput data.
Pendidikan Berkualitas Tanggung Jawab Moral
Singgih menyoroti pentingnya lembaga pendidikan yang berkualitas dan relevan.
"Kalau layanan pendidikannya tidak optimal, generasi muda bisa dirugikan," tuturnya.
LDII memadukan peningkatan ilmu agama dengan penguatan kompetensi umum, mencontoh praktik pendidikan di negara maju.
Implementasi 29 Karakter Luhur
Pada bidang pengabdian masyarakat, Singgih menegaskan bahwa kegiatan sosial LDII merupakan implementasi dari 29 karakter luhur. Ketua Korwil LDII Wilayah III, Ardito Bhinadi, menambahkan bahwa Rakorwil selaras dengan program pemerintah, khususnya Asta Cita Presiden Prabowo.
"Tiga bidang prioritas kami adalah pendidikan, kesehatan, dan penguatan SDM. Ini menjadi dasar konsolidasi dari tingkat pusat hingga anak cabang," katanya.
Wonogiri Siapkan Program Tingkat Kabupaten
DPD LDII Wonogiri turut berpartisipasi aktif dalam Rakorwil. Ketua DPD LDII Wonogiri, Sutoyo, menyatakan komitmen untuk menerjemahkan rekomendasi Rakorwil ke dalam program di tingkat kabupaten.
"Kami ingin setiap keputusan organisasi berdampak langsung bagi warga. Wonogiri menyiapkan pembinaan generasi muda, digitalisasi administrasi, dan penguatan kegiatan sosial yang proporsional," ujarnya.
Fokus Penguatan Organisasi dan Pelayanan Masyarakat
Sutoyo menjelaskan bahwa Wonogiri berfokus pada dua arah besar: memperkuat kemampuan organisasi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
"Kami sedang menata ulang sistem pelaporan agar lebih rapi dan digital. Di sisi lain, kami membangun komunikasi dengan pemerintah daerah supaya program LDII bisa selaras dengan kebutuhan masyarakat Wonogiri," katanya.
Ia juga menekankan pentingnya pengembangan SDM LDII di daerah.
"Kami mendorong pengurus muda untuk belajar manajemen, publikasi, dan literasi digital. LDII tidak bisa berjalan dengan cara lama. Rakorwil ini mengingatkan kita untuk bergerak lebih cepat, lebih terstruktur," ucapnya.