
Sumedang. DPW LDII Jawa Barat menggelar pasar murah di Graha Aulia Jatinangor, Jumat (14/11), sebagai bagian dari rangkaian Road to Muswil IX. Ratusan warga antusias menebus paket sembako senilai Rp100 ribu hanya dengan kupon Rp20 ribu.
Pasar Murah LDII: Bantu Stabilkan Harga dan Ringankan Beban Masyarakat
Sebanyak 100 paket sembako berisi beras 5 kg, gula pasir, minyak goreng, kerupuk bawang, dan garam disiapkan dalam kegiatan ini. Ketua DPW LDII Jawa Barat, Dicky Harun, menyatakan bahwa program ini bertujuan membantu pemerintah menstabilkan harga kebutuhan pokok dan meringankan beban masyarakat.
Dicky Harun menegaskan komitmen LDII untuk terus melaksanakan program pasar murah secara berkesinambungan.
Edukasi dan Konsep 3K LDII dalam Pasar Murah
Menurut Dicky, harga tebus Rp20 ribu bukan sekadar bantuan, melainkan juga bentuk edukasi agar masyarakat tetap memiliki upaya.
“Harga tebus Rp20 ribu diberikan sebagai bentuk edukasi agar masyarakat tetap memiliki upaya dan tidak sepenuhnya bergantung pada bantuan.”
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi konsep 3K—Karya, Kontribusi, dan Komunikasi, amanat DPP LDII untuk memperluas manfaat sosial.
Warga Sambut Antusias Pasar Murah LDII
Budi Wibowo, warga Cikeruh, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas adanya pasar murah ini.
“Di kala ekonomi sedang sulit, program seperti ini sangat membantu masyarakat,”
Martini dan Wismawati, ibu rumah tangga lainnya, berharap kegiatan serupa dapat digelar sebulan sekali dengan jumlah paket yang lebih banyak.
Harapan Keberkahan dari Rangkaian Kegiatan Muswil IX LDII Jabar
Dicky Harun berharap rangkaian kegiatan menuju Muswil IX LDII Jabar tidak hanya memberikan dampak sosial, tetapi juga membawa keberkahan bagi masyarakat.
“Mudah-mudahan sekecil apa pun yang kita lakukan dapat dirasakan kemanfaatannya langsung oleh masyarakat,”