Sepuh, Tetap Semangat di Upacara HUT RI LDII Kotim
Upacara peringatan HUT RI tanggal 17 Agustus 2025 di LDII Kotawaringin Timur tidak hanya diikuti oleh generasi muda, tetapi juga oleh para sesepuh LDII Sampit. Meski usia mereka sudah di atas 60 tahun, mereka tetap semangat mengikuti jalannya upacara dari awal hingga akhir. Usia istimewa bukan penghalang untuk menunjukkan cinta dan penghormatan terhadap bangsa dan negara.
Teladan bagi Generasi Muda
Semangat para sesepuh ini menjadi teladan bagi kaum muda. Mereka menunjukkan bagaimana menghormati bangsa melalui upacara bendera dengan penuh disiplin, khidmat, dan penuh rasa nasionalisme. Generasi muda dapat belajar dari ketekunan, dedikasi, dan konsistensi para sepuh dalam mengikuti setiap tahapan upacara.
Kehadiran yang Bermakna
Kehadiran para sepuh bukan hanya simbol penghormatan, tetapi juga memperkuat suasana kebersamaan dan kekompakan dalam upacara. Mereka menjadi pengingat bahwa patriotisme tidak mengenal usia, dan setiap generasi memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan.
Pesan Moral dan Nasionalisme
Dengan mengikuti upacara HUT RI, para sesepuh memberikan pesan moral yang mendalam: nasionalisme dan penghargaan terhadap kemerdekaan harus ditanamkan sejak muda. Generasi muda diajak untuk meniru keteladanan ini, belajar disiplin, menghormati simbol negara, dan merayakan kemerdekaan dengan semangat dan rasa syukur.
Upacara HUT RI 2025 LDII Kotim menunjukkan bahwa semangat dan dedikasi tidak mengenal batas usia. Para sepuh LDII Sampit menjadi contoh nyata bagaimana cinta tanah air diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam upacara bendera. Dari mereka, generasi muda dapat menimba inspirasi untuk menjadi warga negara yang bertanggung jawab, berakhlak, dan patriotik.
