Kayu Manis, Rempah-rempah yang Ternyata Memiliki Khasiat untuk Kesehatan Tubuh

Kayu Manis, Rempah-rempah yang Ternyata Memiliki Khasiat untuk Kesehatan Tubuh


Kayu manis adalah salah satu rempah-rempah tertua yang digunakan oleh manusia. Kayu manis memiliki aroma yang khas, manis, dan pedas. Kayu manis dihasilkan dari kulit bagian dalam yang kering dari beberapa spesies pohon Cinnamomum. Kayu manis tidak hanya digunakan sebagai bumbu masak atau minuman, tetapi juga sebagai obat tradisional untuk mengatasi berbagai penyakit dan masalah kesehatan. Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang asal usul kayu manis, jenis-jenis kayu manis, dan manfaat kayu manis untuk kesehatan tubuh.


Asal Usul Kayu Manis

Kayu manis berasal dari Sri Lanka, yaitu Cinnamomum verum atau Cinnamomum zeylanicum. Kayu manis jenis ini disebut juga sebagai kayu manis asli, kayu manis Sri Lanka, atau kayu manis Ceylon. Kayu manis ini mulai menyebar ke Mesir sejak sebelum abad ke-50 SM dan juga hingga Eropa, dan digunakan untuk berbagai obat herbal kuno sejak saat itu¹.

Selain jenis itu, ada juga Cinnamomum burmannii atau Cinnamomum cassiavera, yang asalnya dari Indonesia. Kayu manis jenis ini disebut juga sebagai korintje, kasiavera, atau kayu manis Indonesia. Kayu manis ini merupakan jenis kayu manis yang paling banyak diproduksi dan dikonsumsi di dunia².

Ada juga Cinnamomum loureiroi atau Cinnamomum cassia, yang asalnya dari China dan Vietnam. Kayu manis jenis ini disebut juga sebagai cassia, kayu manis China, atau kayu manis Saigon. Kayu manis ini memiliki rasa yang lebih kuat dan pedas daripada kayu manis Sri Lanka².

Selain itu, masih ada beberapa jenis kayu manis lain yang tumbuh di berbagai wilayah tropis di dunia, seperti India, Maluku, Seram, dan Ambon. Secara keseluruhan, terdapat sekitar 12 genus dari 250 pohon kayu manis yang tumbuh dan bisa ditemui di Indonesia¹.


Jenis-Jenis Kayu Manis

Kayu manis memiliki beberapa jenis yang berbeda-beda sesuai dengan spesies pohonnya. Berikut ini adalah beberapa jenis kayu manis yang umum dijual di pasaran beserta ciri-cirinya²:

- Kayu manis Sri Lanka (Cinnamomum verum atau Cinnamomum zeylanicum): memiliki kulit batang yang tipis, berwarna cokelat muda hingga merah muda, beraroma lembut dan segar, rasanya manis dan sedikit pedas. Kayu manis ini biasanya digulung menjadi batang-batang kecil yang rapat dan halus.

- Kayu manis Indonesia (Cinnamomum burmannii atau Cinnamomum cassiavera): memiliki kulit batang yang tebal, berwarna merah kecoklatan hingga cokelat tua, beraroma kuat dan tajam, rasanya pedas dan pahit. Kayu manis ini biasanya digulung menjadi batang-batang besar yang longgar dan kasar.

- Kayu manis China (Cinnamomum loureiroi atau Cinnamomum cassia): memiliki kulit batang yang tebal, berwarna merah kecoklatan hingga cokelat tua, beraroma kuat dan tajam, rasanya pedas dan pahit. Kayu manis ini biasanya digulung menjadi batang-batang besar yang longgar dan kasar.

- Kayu manis Saigon (Cinnamomum loureiroi atau Cinnamomum cassia): memiliki kulit batang yang tebal, berwarna merah kecoklatan hingga cokelat tua, beraroma kuat dan tajam, rasanya pedas dan pahit. Kayu manis ini biasanya digulung menjadi batang-batang besar yang longgar dan kasar.


Manfaat Kayu Manis untuk Kesehatan Tubuh

Kayu manis memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, berkat kandungan senyawa aktifnya, seperti sinamat aldehida, eugenol, kumarin, tanin, flavonoid, dan minyak atsiri. Berikut ini adalah beberapa manfaat kayu manis untuk kesehatan tubuh³⁴:

- Meningkatkan daya tahan tubuh: kayu manis memiliki sifat antioksidan, antibakteri, antijamur, dan antiviral yang dapat melindungi tubuh dari infeksi dan radikal bebas. Kayu manis juga dapat merangsang sistem kekebalan tubuh dengan meningkatkan produksi sel darah putih dan sitokin.

- Mengatur kadar gula darah: kayu manis dapat membantu mengontrol kadar gula darah dengan meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan resistensi insulin. Kayu manis juga dapat memperlambat penyerapan gula dari makanan ke dalam aliran darah dan menstimulasi metabolisme glukosa di dalam sel.

- Menurunkan kolesterol: kayu manis dapat membantu menurunkan kadar kolesterol total, kolesterol LDL (kolesterol jahat), dan trigliserida dalam darah. Kayu manis juga dapat meningkatkan kadar kolesterol HDL (kolesterol baik) yang bermanfaat untuk kesehatan jantung.

- Mencegah penyakit Alzheimer: kayu manis dapat mencegah penyakit Alzheimer dengan melindungi sel-sel otak dari kerusakan oksidatif dan peradangan. Kayu manis juga dapat menghambat pembentukan plak amiloid yang merupakan salah satu penyebab penyakit Alzheimer.

- Mengatasi nyeri sendi: kayu manis memiliki sifat antiinflamasi yang dapat mengurangi peradangan dan nyeri pada sendi yang disebabkan oleh arthritis atau rematik. Kayu manis juga dapat meningkatkan sirkulasi darah dan oksigen ke area yang sakit.

- Meningkatkan fungsi otak: kayu manis dapat meningkatkan fungsi otak dengan meningkatkan daya ingat, konsentrasi, dan kemampuan belajar. Kayu manis juga dapat melindungi sel-sel otak dari stres oksidatif dan neurotoksin.

- Menyehatkan pencernaan: kayu manis dapat menyehatkan pencernaan dengan merangsang produksi enzim pencernaan dan asam lambung. Kayu manis juga dapat mengatasi gangguan pencernaan, seperti perut kembung, sembelit, diare, mual, dan muntah.

- Menurunkan berat badan: kayu manis dapat menurunkan berat badan dengan meningkatkan metabolisme lemak dan karbohidrat di dalam tubuh. Kayu manis juga dapat mengurangi nafsu makan dan rasa lapar dengan menstabilkan kadar gula darah.

- Mengobati infeksi saluran kemih: kayu manis memiliki sifat antibakteri yang dapat membunuh bakteri penyebab infeksi saluran kemih, seperti Escherichia coli. Kayu manis juga dapat mencegah bakteri tersebut menempel pada dinding saluran kemih dan menyebabkan iritasi.

- Mengobati infeksi jamur: kayu manis memiliki sifat antijamur yang dapat membunuh jamur penyebab infeksi jamur, seperti Candida albicans. Kayu manis juga dapat mencegah pertumbuhan jamur tersebut di dalam tubuh dan menyebabkan gejala seperti keputihan, gatal-gatal, dan bau tidak sedap.

- Mengobati sakit gigi: kayu manis memiliki sifat analgesik dan antiseptik yang dapat mengurangi nyeri dan infeksi pada gigi yang sakit. Kayu manis juga dapat menghilangkan bau mul

- Mengobati sakit gigi: kayu manis memiliki sifat analgesik dan antiseptik yang dapat mengurangi nyeri dan infeksi pada gigi yang sakit. Kayu manis juga dapat menghilangkan bau mulut yang tidak sedap dengan membersihkan bakteri dan plak pada gigi dan gusi.

- Mengobati batuk dan pilek: kayu manis memiliki sifat ekspektoran dan antihistamin yang dapat membantu mengeluarkan lendir dan dahak dari saluran pernapasan. Kayu manis juga dapat meredakan gejala batuk dan pilek, seperti hidung tersumbat, bersin, sakit tenggorokan, dan demam.


Demikianlah artikel yang saya buat tentang kayu manis, rempah-rempah yang ternyata memiliki khasiat untuk kesehatan tubuh. Dalam artikel ini, saya telah menjelaskan tentang asal usul kayu manis, jenis-jenis kayu manis, dan manfaat kayu manis untuk kesehatan tubuh. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan kita tentang rempah-rempah yang satu ini. Jika ada kesalahan atau kekurangan, saya mohon maaf. Terima kasih. 

Source:

(1) https://indonesiancultures.com/rempah/kayu-manis-sejarah-dan-manfaatnya.

(2) https://id.wikipedia.org/wiki/Kayu_manis.

(3) https://www.tokopedia.com/blog/manfaat-kayu-manis-untuk-kesehatan-hlt/.

(4) https://www.alodokter.com/manfaat-kayu-manis-belum-sepenuhnya-manis.

Post a Comment

Previous Post Next Post