sesat


Film horor Indonesia Sesat: Yang Sudah Pergi Jangan Dipanggil disutradarai oleh Samaria Simanjuntak. Diproduksi oleh Rapi Films, berikut sinopsis film Sesat: Yang Sudah Pergi Jangan Dipanggi Lagi. 

Kehilangan bisa jadi sebuah pukulan yang sangat berat. Begitu juga dengan kehidupan Amara (Laura Theux). Sosok ayah yang selama ini begitu menyayanginya dipanggil oleh Ilahi. Hubungannnya yang buruk dengan sang Ibu seakan memperuncing kegundahan hati Amara.

Kerinduan yang tidak tertahankan ini membuat Amara frustasi. Apalagi ketika keluarga mereka pindah ke sebuah desa yang jauh dari kota. Tidak ada internet, seperti desa-desa yang sudah terisolasi. Hanya sekumpulan manusia yang sudah uzur tinggal di desa ini.

Usut punya usut, sang kakek (Arswendi Nasution)  yang mengajak keluarga Amara untuk pindah ke desa ini. Namun, kegundahan Amara tetap tak terselesaikan. Amara justru lebih menyendiri dan tertarik dengan hal-hal yang menjadi kebiasaan masyarakat desa.

Selain itu, Amara mulai tertarik pada sebuah lukisan tua yang terpajang di rumah kakeknya. Namun, ketika waktu istirahat sudha tiba, Amara mulai diganggu oleh hal-hal yang tidak masuk akal. Hal-hal yang justru membuatnya semakin penasaran.

Celakanya, rasa penasaran ini justru berakibat buruk bagi Ibu, adik, dan bahkan teman-teman sekolahnya. Apa sebenarnya makna lukisan tua tersebut? Kebiasaan apa yang dilakukan oleh masyarakat desa  ini?

Film yang diarahkan oleh sutradara Sammaria Simanjuntak,  ini sepertinya akan punya jalan cerita yang unik. Mengingat Sammaria mampu menempatkan sebuah film dengan perspektif yang berbeda seperti Cin(T)a dan Demi Ucok .

Sementara itu, para pemeran film Sesat pun dibintangi oleh beberapa artis muda dan senior. Beberapa nama seperti  Laura Theux, Rebecca Klopper , Vonny Cornellya, Jajang C. Noer hingga Arswendi Nasution tampil di film ini. Sementara itu, untuk jajaran produser Sesat: Yang Sudah Pergi Jangan Dipanggil Lagi, yang ikut sukses  membuat film Pengabdi Setan menjadi salah satu horor tersukses Indonesia.