Bupati Luwu Timur Resmikan Masjid Al Fattah Sorowako, Ketua DPD LDII : Terinspirasi Arsitektur Monumen Taj Mahal India


LUWU TIMUR Bupati Luwu Timur H Budiman, meresmikan Penggunaan Mesjid Al Fattah Sorowako, yang terletak di Jalan Pongkia, Desa Nikkel, Kecamatan Nuha yang ditandai dengan Penandatanganan Prasasti, Sabtu (28/1/2023).

Turut hadir pada peresmian tersebut, Ketua DPRD Luwu Timur Aripin, Kapolres Luwu Timur AKBP Silvester MM, Simamora beserta jajaran, Pabung TNI Mayor Bahtiar, Anggota DPRD Usman Sadik, Kakankemenag Lutim H Misbah, Kadis PMD Halsen, Ketua DPD LDII Luwu Timur Ir H Basri Kambatu beserta jajaran, perwakilan FKUB HM Thohir, Lurah Magani, Maharani Syam, Tokoh Agama, pengurus mesjid dan warga masyarakat sekitar mesjid Al Fattah.

Mengawali sambutannya, Bupati H Budiman memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah bekerjasama dalam pembangunan mesjid Al-Fattah Sorowako.

Hal tersebut, sambungnya, dilakukan guna memberikan kenyamanan bagi semua pemeluk agama di Bumi Batara Guru dalam menjalankan ibadahnya masing-masing.

Ia berharap agar Mesjid tersebut nantinya menjadi salah satu bagian informasi dan pendidikan agama Islam untuk masyarakat sekitar dan juga sebagai mitra pemerintah dalam mengawal program pembangunan di Kab. Luwu Timur.

“Mari kita bersama-sama senantiasa memakmurkan dengan baik mesjid Al Fattah ini sebagai salah satu bagian dari ibadah kita kepada Allah SWT,” pesannya.

Hal tersebut, sambungnya, dilakukan guna memberikan kenyamanan bagi semua pemeluk agama di Bumi Batara Guru dalam menjalankan ibadahnya masing-masing.

Ia berharap agar Mesjid tersebut nantinya menjadi salah satu bagian informasi dan pendidikan agama Islam untuk masyarakat sekitar dan juga sebagai mitra pemerintah dalam mengawal program pembangunan di Kab. Luwu Timur.

“Mari kita bersama-sama senantiasa memakmurkan dengan baik mesjid Al Fattah ini sebagai salah satu bagian dari ibadah kita kepada Allah SWT,” pesannya.


Bupati Luwu Timur Resmikan Masjid Al Fattah Sorowako, Ketua DPD LDII : Terinspirasi Arsitektur Monumen Taj Mahal India


Proses Pembangunan Masjid Al Fattah.

Dilokasi yang sama Ketua DPD LDII, Ir H Basri Kambatu yang juga selaku Ketua Panitia Pembangunan masjid Al fattah menjelaskan proses pelaksanaan pembangunan masjid yang di mulai sejak tahun 2017 akhir.

“Tepatnya tanggal 9 Desember 2017 dilaksanakan peletakan batu pertama oleh Bupati Luwu Timur, Alm Ir H Muhammad Thoriq Husler dan Ketua DPRD Lutim, Alm H Amran Syah,” jelasnya.

“Pembangunan fisik dengan melibatkan tukang profesional dan bengalaman dibidang konstruksi gedung dimulai sejak awal tahun 2018, yang dilakukan secara bertahap menyesuaikan anggaran yang tersedia dan selesai tahun 2021,” ujar H Basri.

Pihaknya membeberkan total anggaran biaya yang digunakan dalam pembangunan masjid tersebut menghabiskan ± Rp.3.144.000.000,-

Adapun sumber dana pembangunan yang terhimpun, berasal dari para donatur dengan rincian, donatur utama 39,8%, Pemda 15,9%, warga masyarakat dan donatur lainnya 44,3%.


Masjid Menyerupai Monumen Taj Mahal di Agra, India.

Untuk pemilihan model Masjid, H Basri mengungkapkan bahwa model masjid Al Fattah terinspirasi dari bentuk monumen Taj Mahal yang terletak di Agra, India, yang dibangun atas keinginan Kaisar Mughal Shah Jahan sebagai sebuah mausoleum untuk istri ketiganya yakni istri yang paling di cintainya Mumtaz Mahal, sebagai simbol cinta mereka.

Ketua DPD LDII Luwu Timur, H Basri juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Bapak Bupati Luwu Timur H Budiman, Ketua DPRD Lutim H Aripin, Kapolres AKBP Silveste MM, Simamora beserta jajaran, Pabung TNI Mayor Bahtiar, Kakankemenag Lutim H Misbah, Kepala OPD dan seluruh elemen tokoh masyarakat yang hadir di acara peresmian Masjid Al Fattah.