Sampit – Jalan Cilik Riwut Sampit gemerlap bertaburan cahaya! Itulah pemandangan yang nampak pada hari Sabtu (10/12/2022) saat Bupati Halikinnor meresmikan penyalaan perdana lampu terowongan Nur Mentaya, 

“Dengan adanya terowongan Nur Mentaya ini kami berharap kawasan ini akan menjadi hidup. Banyaknya orang yang singgah, menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat untuk membuka usaha di sini,” kata Halikinnor. 

Kawasan yang diberi nama Terowongan Nur Mentaya meliputi Jalan Cilik Riwut dari Bundaran Adipura atau bundaran Jalan Samekto hingga pintu gerbang Sampit di depan Stadion 29 November Sampit.  

Sebanyak 172 lampu dipasang di sepanjang sisi kiri dan kanan jalan. Lampu hias yang di bagian atas terdapat ornamen berbentuk ikan jelawat itu dibuat melengkung ke tengah jalan sehingga ketika lampunya dinyalakan maka dari kejauhan terlihat indah seperti sebuah terowongan cahaya. 

Halikinnor berharap, selain menjadi ikon baru kebanggaan masyarakat Sampit, terowongan Nur Mentaya juga bisa menjadi lokasi baru untuk berwisata dan bersantai. Dampaknya, terjadi perputaran ekonomi yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

“Nanti jika sudah siap, jalan ini kita tutup saat hari Minggu untuk kita jadikan kawasan ‘car free day’ sehingga masyarakat bisa menikmati suasana santai, sekaligus untuk mendukung ekonomi masyarakat kita,” ujar Halikinnor. 

Halikinnor juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama merawat terowongan Nur Mentaya. Sangat disayangkan jika sampai ada yang merusak, apalagi mencuri aset di kawasan terowongan Nur Mentaya.

Masyarakat terlihat antusias menyambut penyalaan perdana lampu hias. Keindahan pendaran lampu cahaya mereka jadikan ajang berswa foto bersama teman dan keluarga.