LDII Nabire Ajak Saling Memaafkan Dengan Tulus Ikhlas Dalam Bincang Kopi Dharma MBI

 

LDII Nabire Ajak Saling Memaafkan Dengan Tulus Ikhlas Dalam Bincang Kopi Dharma MBI

NABIRE – Tokoh Agama Nabire H Nuryadi SPd MPd yang juga Ketua DPD LDII Kabupaten Nabire menjadi narasumber bincang-bincang santai bertajuk “Kopi Dharma” dengan tema “Sehat dengan Memaafkan”, Kamis (22/9/2022). Kopi Dharma merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Majelis Buddhayana Indonesia (MBI) kabupaten Nabire yang tergabung dalam Keluarga Budhayana Indonesia (KBI) Nabire.

“Saling memaafkan dengan tulus ikhlas apabila ada hal-hal yang kurang berkenan di hati di antara umat beragama di Nabire ini akan berdampak positif terhadap kesehatan hati dan pikiran, sehingga memberikan semangat, stimulan, dalam melayani umat beragama masing-masing,” paparnya kepada peserta Kopi Dharma yang dihadiri biksu dari Kabupaten Biak Numfor dan Manokwari, Papua Barat, dan terbuka untuk masyarakat umum.

Lebih jauh, H Nuryadi berharap, Kopi Dharma dapat membawa keberkahan, kedamaian, kesehatan dan sebagai ajang silaturahim antar umat beragama, “Sehingga terjalin komunikasi yang baik, hidup rukun, dan saling menghargai,” harapnya.

Kegiatan yang dilaksanakan selama lima hari sejak Rabu (21/9/2022) hingga Minggu (25/9/2022) ini dipusatkan di Vihara Buddha Dharma Karuna SP3, Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire. Hari pertama, Rabu (21/9/2022), hadir sebagai pembicara yaitu YM Bhadra Pravira Sthavira dan Ketua FKUB Kabupaten Nabire Pdt Junus Mbaubedari STh dengan tema “Mencintai Diri”.

Hari ketiga, Jumat (23/9/2022), hadir sebagai pembicara YM Sunanda Vamsa Thera dan Pastor Yohanes Sudrianto selaku Tokoh Agama Katolik, dengan tema “Menyembuhkan Luka Hati”.

Hari keempat, Sabtu (24/9/2022), akan hadir sebagai pembicara yaitu YM Sunanda Vamsa Thera dan Tokoh Agama Hindu I Wayan Mintana, dengan topik yang diusung “Resep Bahagia”.

Dan hari terakhir, Minggu (25/9/2022), akan hadir sebagai pembicara yaitu YM Sunanda Vamsa Thera dengan topik yang diusung “Over Thinking“. - lines.id

0 Komentar