Pemuda LDII Bojonegoro Gelar Malam Keakraban, Temanku Jalan Surgaku

 

ldii bojonegoro

BOJONEGORO. Momen Lebaran digunakan oleh Pemuda LDII Bojonegoro dengan menggelar acara keakraban. Kegiatan bertajuk ‘Temanku Jalan Surgaku’ ini dilaksanakan di Aula Masjid Al Islah Desa Pohbogo, Kecamatan Balen, Bojonegoro, Sabtu (7/5).

Peserta yang hadir merupakan remaja usia mandiri dari berbagai desa, yakni meliputi Desa Tlogoagung, Baureno, Dampet, Pacing, Pohbogo dan Ngrandu. Ada 130 peserta ijut hadir, 80 orang diantaranya adalah remaja putri.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keakraban generasi muda LDII Bojonegoro khususnya usia mandiri,” kata Arif Jamali, ketua panitia.

Arif berharap generasi muda dapat menyikapi berbagai problema yang seringkali muncul di kalangan para remaja usia mandiri dengan bijak dan sesuai syariat Islam. Ia berharap pula melalui kegiatan ini muncul bibit-bibit generasi muda LDII Bojonegoro profesional religius.

“Kegiatan ini jauh melebihi ekspektasi kami. Ternyata antusiasme generasi muda LDII Bojonegoro, khususnya usia mandiri sangat luar biasa. Kami sampaikan terima kasih, semoga diberikan kelancaran di berbagai urusannya, dan Allah SWT berikan kebarokahan,” terangnya.

Keakraban generasi muda LDII ini diisi dengan berbagai kegiatan seperti studi kasus, games, dan penyampaian materi perihal kesiapan menuju pernikahan.

Kosim salah satu guru ngaji di LDII Bojonegoro berkesempatan mengisi acara tersebut memotivasi pemuda usia mandiri yang akan melewati ke jenjang pernikahan.

“Cinta sejati sesungguhnya ialah dua pasangan yang melalui proses akad nikah,” ungkapnya.

Menurutnya, satu hal yang ingin ditekankan dalam kegiatan ini adalah pentingnya generasi muda untuk bisa memilih teman yang baik, salah satunya menentukan pasangan hidup dalam pernikahan.

Dengan demikian, lanjut Kosim, kehidupannya pun juga akan dihiasi dengan berbagai kebaikan yang ada di lingkungan sekitarnya. “Hal ini sangat penting dilakukan, dimana saat ini berbagai pengaruh budaya dari berbagai daerah atau bahkan lintas negara sudah tidak dapat dielakkan lagi,” tutupnya. (AIG/LINES)

0 Komentar