LDII Kediri Hadiri Rukyatul Hilal di MAN Kandangan

LDII Kediri Hadiri Rukyatul Hilal di MAN Kandangan

 

KEDIRI (02/04). Kementrian Agama Kabupaten Kediri undang DPD LDII Kabupaten Kediri mengikuti rukyatul hilal di Madrasah Aliyah Negeri 3 Kediri (MAN Kandangan) pada Jumat, 01 April 2022.

Rukyatul hilal yang berlangsung mulai pukul 16.30 WIB dihadiri langsung oleh Zuhri, Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Kediri, Binmas Islam Kemenag Kabupaten Kediri, Penyenggara Zakat dan Wakaf Kabupaten Kediri, beberapa pejabat Kemenag Kota Kediri, Pengadilan Agama Kabupaten Kediri, utusan Kanwil Kemenag Jawa Timur, BHR (Badan Hisab Rukyat) Kabupaten Kediri, NU, Muhammadiyah dan LDII diwakili oleh H. Joko Wiyono, S.Pd, M.Pd, Bendahara DPD LDII Kabupaten Kediri.

Tontowi Jauhari, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Kabupaten Kediri mengatakan bahwa pelaksanaan rukyat hilal di MAN Kandangan telah berlangsung selama 18 tahun, ia juga menegaskan bahwa MAN Kandangan dilihat dari berbagai aspek sangat strategis untuk pelaksanaan rukyat hilal.

“Setelah diteliti dari berbagai aspek MAN Kandangan memiliki posisi paling stragegis, BHR dan kemenag Kediri pernah lakukan survei lokasi di Blitar Selatan dan Tulung Agung ternyata yang paling representatif di MAN 3 Kandangan, dan rukyat hilal di MAN Kandangan ini sudah berjalan selama 18 tahun, dan telah berhasil 2 kali melihat rukyat hilal di tahun 2001 dan 2018,” kata Tontowi Jauhari.

Lebih lanjut, Tontowi menjelaskan bahwa perlengkapan rukyat hilal sudah cukup namun kalau berhadapan dengan alam, seperti mendung ini akan menyulitkan melihat hilal. Ia juga mempertegas bahwa penentuan 1 Ramadan itu ketika hilal (bulan sabit) terlihat 3 derajat, sesuai dengan kesepakatan negara-negara yang tergabung dalam MABIMS (Menteri-menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia dan Singapura).

“Masuknya 1 Ramadan ketika hilal terlihat 3 derajat sesuai kesepakatan MABIMS, awalnya memang kesepakatan imkanur-rukyat itu 2 derajat, tetapi kenyataannya 2 derajat tidak bisa dilihat, maka kemudian disepakati 3 derajat, jadi ketika hilal belum terlihat maka Syakban di sempurnakan 30 hari, otomatis besoknya 1 Ramadan, untuk Ramadan tahun 1443 hijriah, sejak pukul pukul 17.37 hingga pukul 17.45 hilal belum terlihat,” ujar Tontowi.

Menurutnya agenda kedepan akan mencari titik lain, yaitu di Desa Medowo Kecamatan Kandangan dan Kecamatan Puncu, dan rencananya rukyat hilal tidak hanya menjelang Ramadan tetapi pada bulan lain untuk memastikan tempat tersebut representatif atau tidak. ldiikediri.com

0 Komentar