Susun Program Kerja, LDII Sumbar Gelar Konsolidasi Organisasi

ldii sumbar


Padang, LDII Sumbar (03/01) — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Sumatera Barat menyelenggarakan penyusunan program kerja tahun 2022 dan konsolidasi organisasi di Masjid Miftahul Huda, Koto Tangah, Padang, Minggu (2/1).

Pada pembukaan kegiatan konsolidasi, Ketua Dewan Penasihat DPW LDII Prov Sumbar H. Zulfikri menerangkan bahwa, dalam rangka menyukseskan program kerja yang dirancang oleh Pengurus DPW perlu kerjasama setiap Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kota/Kabupaten.

“DPD Kota/Kabupaten hingga ke jajaran paling bawah di tingkat Pimpinan Cabang (PC)/Pimpinan Anak Cabang (PAC) adalah posisi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, harapannya dengan dukungan semua pihak program-program yang dicanangkan DPW nantinya dapat terealisasi dan terasa manfaatnya oleh masyarakat luas”

Selain itu Ketua DPW LDII Prov Sumbar M. Ari Sultoni dalam paparannya mengatakan bahwa, kegiatan ini dilaksanakan agar memperkuat dan meningkatkan kontribusi LDII terutama kepengurusan DPW LDII masa bakti 2019-2024 untuk melaksanakan amanat Musyawarah Wilayah (muswil) VII 2019 lalu.

“Dampak dari pandemi terhadap gerak organisasi pasca muswil VII lalu menjadi sedikit terbatas, sebab fokus kita beralih untuk memberikan edukasi serta pemulihan bagi warga LDII dan masyarakat akan musibah Covid-19 ini. Alhamdulillah di awal tahun ini, pandemi sudah mulai terkendali sehingga kami perlu menggelar konsolidasi dan musyawarah demi menjemput pengabdian yang tertunda beberapa waktu lalu,” ujarnya.

Ari menambahkan, para millenial dan akademisi dapat bekerja sama untuk menciptakan sebuah pengabdian yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

“Dalam penyusunan proker ini, cukup banyak kegiatan yang menyasar pada generasi muda binaan LDII dan para akademisi. Harapannya dengan adanya riset yang terukur serta spirit pengabdian generasi muda apabila dikombinasikan, dapat memberikan peluang penghidupan yang lebih sejahtera bagi banyak orang,” tambahnya.

Ia juga mengatakan bahwa, orientasi program kerja tahun 2022 ini selain mengacu pada 8 kluster pengabdian LDII untuk bangsa, juga secara eksplisit dilaksanakan pada tingkatan grass root, misalnya pembinaan kelompok tani.

“Seperti yang diusulkan oleh Biro Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat, yang mana nantinya dengan bibit yang sama, pupuk yang sama, petak sawah yang sama, namun dengan sedikit metode tanam yang berbeda ternyata dapat menghasilkan panen yang lebih banyak dibandingkan metode menanam padi konvensional, ini akan kita angkat menjadi program kerja tahun 2022 agar lebih banyak masyarakat yang merasakan hasilnya,” pungkasnya.

Dalam konsolidasi ini, hadir seluruh ketua dan sekretaris DPD LDII dari Kota atau Kabupaten se Sumatera Barat yang saat ini berjumlah 16 Kota/Kabupaten. Kegiatan ini berlangsung secara tatap muka dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dan 5M. (RNK/Lines)

0 Komentar