Agus Yudi Kembali Pimpin DPD LDII Kabupaten Lamongan Masa Bakti 2021-2026

Agus Yudi Kembali Pimpin DPD LDII Kabupaten Lamongan Masa Bakti 2021-2026

LDII Lamongan – Perhelatan Musyawarah Daerah IX DPD LDII Kabupaten Lamongan telah selesai dan menghasilkan banyak keputusan, diantaranya terpilihnya H. Agus Yudi sebagai Ketua DPD LDII Kabupaten Lamongan masa bakti 2021-2026.

Musda IX LDII Lamongan yang dibuka Bupati Lamongan, DR. H. Yuhronur Efendi, MBA dan dihadiri sejumlah tokoh penting Lamongan ini, pada pukul 16.30 resmi ditutup oleh Wakil Bupati Lamongan, Drs, KH. Abdul Rouf, M.Ag.

Keputusan dipilihnya H. Agus Yudi ini sudah diprediksi banyak orang, karena banyak dukungan yang menginginkan H. Agus Yudi meneruskan sebagai Ketua DPD LDII Lamongan masa bakti 2021-2021. Dukungan pertama datang dari Ketua MUI Lamongan KH. Abdul Aziz Choiri, selanjutnya do’a dari KH. Masnur Arif Ketua FKUB Lamongan. Bupati Lamongan dan Wakil Bupati Juga mengapresiasi kepemimpinan H. Agus Yudi yang juga mengarah dukungan untuk Agus Yudi.

Dari internal LDII Juga banjir dukungan, Baik dari Ketua DPW dan pengurusnya serta dari Pengurus DPD LDII Lamongan sendiri. Puncaknya dalam sidang paripurna mulai dari pandangan umum 2 Korwil, Utara dan tengah terang-terangan mengusung nama H. Agus Yudi sebagai ketua dan berkembang sampai Keputusan Sidang Paripurna V.

“Alhamdulillah dalam kepemimpinan H. Agus Yudi  selama setahun 2020-2021 telah membawa LDII semakin maju dan terbuka, terbukti dengan dijalinnya komunikasi aktif dengan pihak pemerintah dan ormas Islam”, Terang H. Abdiono Ketua PC LDII Sekaran mewakili Korwil Tengah.

Senada dengan H. Dayat, perwakilan  Korwil Utara H. Abdul Malik juga mengusung Ketua DPD, “Kami mengusulkan H. Agus Yudi menjadi ketua DPD LDII Lamongan 2021-2026″.  Sedangkan H. Dayat dari Korwil Selatan dalam pandangan umum hanya mengusulkan kriteria, tetapi sebelum dibacakan keputusan akhirnya mendukung H. Agus.

Dalam sidang rapat paripurna Musda IX ini,  kembali memilih H.Agus Yudi untuk menjadi ketua DPD LDII Kabupaten Lamongan. Pemilihan tersebut dilakukan secara aklamasi oleh 23 PC LDII yang ada di Kabupaten Lamongan.

Dalam pidato penutupan, H. Agus Yudi  berkata “alhamdulillah musda IX kali ini menghasilkan beberapa keputusan dan rekomendasi yang sinergi dengan program Kabupaten Lamongan, sebagai kontribusi berkelanjutan LDII Lamongan untuk mewujudkan Kejayaan Lamongan yang berkeadilan”.

“Amanat yang diberikan ini, bukan hanya amanat warga LDII tetapi juga amanat dari masyarakat Kabupaten Lamongan, semua ini demi kejayaan LDII dan demi kejayaan Kabupaten Lamongan,” tambah H. Agus Yudi.

 “Tugas ini sangat berat, marilah bekerjasama dengan baik. Seperti yang disampaikan Bupati Lamongan, bahwa LDII ini Organisasi yang Modern dan terbuka ini kita wujudkan dengan menuangkannya dalam program kerja 2021-2026,” Pungkasnya.

Ketua DPW KH. Moch. Amrodji Konawi menceritakan “di Jawa Timur saat Musda hanya ada 2 Kabupaten yang dibuka oleh Bupati dan ditutup oleh wakil Bupati, salah satunya di Lamongan ini”.

“LDII tidak ada gen oposisi, kita tekankan dimanapun program LDII harus sinergi dengan program pemerintah, semua untuk kepentingan masyarakat,” imbuhnya.

KH. Amrodji Konawi berpesan, kepengurusan LDII supaya mengakomodir kepentingan generasi muda, tetapi tidak meninggalkan generasi senior dan generasi tengah. Terutama dalam program teknologi, persaingan teknologi tidak hanya regional, tetapi global.

“Hubungan kerjasama yang sudah terjalin baik ini, baik vertikal dengan pemerintah daerah sampai terbawah dan hubungan horizontal dengan MUI, FKUB, NU dan Muhamadiyah, supaya diteruskan dan ditingkatkan,” Pungkas ketua DPW.

Sedangkan Wakil Bupati Lamongan Drs. KH. Abdul Rouf, M. Ag saat menutup acara Musda IX mengucapkan Selamat dan Sukses atas terselengaranya Musda IX LDII Lamongan, “Semoga LDII bisa berkontribusi untuk Kejayaan Lamongan yang berkeadilan”.

“Saya salut, sejak dulu LDII Pro Pemerintah, LDII itu NKRI harga Mati,” Tambah H. Rouf.

H. Rouf juga mengajak bersyukur bisa menemui zaman digital, “Pada era 4.0 ini zaman dimana kehidupan kita semakin hari semakin enak, kita semakin dimanjakan dengan teknologi. Dulu masak pakai kayu bakar, sekarang tinggal ceklek, dulu ada tukang foto keliling sekarang semua orang bisa jadi fotografer, bahkan foto selfie”.

0 Komentar