kobar

Pangkalan Bun (20/5). Mengambil momen peringatan Hari Kebangkitan Nasional tanggal 20 Mei 2021, Kesbangpol Kabupaten Kotawaringin Barat menggelar acara silaturahim dan halal bihalal bersama tokoh lintas agama, tokoh masyarakat, tokoh Adat, beserta wakil rakyat yang duduk di DPRD Kobar. 

Plt. Ka. Kesbangpol 
H.M. Daoed, S.Sos., SE. M.Si menyampaikan bahwa instansi yang dipimpiinnya mempunyai fungsi tugas dan tanggung jawab membina Forum Pembauran Kebangsaan dan Forum Kerukunan Umat Beragama.  

" Karena kalau terjadi konflik, gesekan dalam masyarakat karena perbedaan Suku, Ras, Etnis dan Agama yang bisa menyelesaikan tentunya para Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Etnis (suku) dan Tokoh Masyarakat dengan musyawarah mencari jalan terbaik demi tercipta nya perdamaian, keamanan kebaikan dan ketertiban bersama untuk membantu kelangsungan pembangunan di Kabupaten Kotawaringin Barat," ungkap Daoed.


Doed menegaskan, sebaik apapun visi dan misi Pemerintah Daerah apabila tidak ditunjang dengan kondisi lingkungan yang aman, maka pembangunan tidak akan berjalan dengan baik. 

Ketua DPRD Kobar, Bambang,  juga mengungkapkan bahwa FKUB dan FPK adalah dua organisasi di bawah binaan Kesbangpol yg sangat berperan dalam ikut membantu Pemerintah Daerah menjaga kerukunan dan toleransi beragama.

" Walaupun mempunyai keyakinan, aqidah, suku, etnis berbeda beda,  masyarakat bisa hidup rukun saling menghormati satu sama lainnya dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia, demi kelangsungan pembangunan di kabupaten kotawaringin barat," tegas Bambang.

Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Kotawaringin Barat turut serta memberikan kontribusi pembinaan umat, khususnya dalam bidang keagamaan yang diselenggarakan secara rutin di tingkat PC ( Pimpinan Cabang) dan PAC (Pimpinan Anak Cabang).

" Hendaknya hubungan sosial kemasyarakatan dilandasi dengan budi pekerti luhur, rukun, kompak, dan bisa kerjasama yang baik," kata Maryono yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPD LDII Kotawaringin Barat. 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama