LDII SAMPIT | Kalimantan Tengah | LDII Kotawaringin Timur

ldii jabar


Karawang (8/3/2021). Menjelang Munas IX LDII yang akan dilaksanakan pada 7-8 April 2021, Ketua DPD LDII Kabupaten Karawang H. Asep Rachmat, SH., MH dan Ketua Pondok Pesantren Sumber Barokah Karawang  Ir. H. Mustaghfirin beserta jajaran pengurus harian bersilaturahmi ke Kantor Kementerian Agama Kab. Karawang. Kunjungan diterima Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kab. Karawang H. Dadang Ramdani M.Si beserta para jajaran kepala seksi.


Asep menjelaskan bahwa LDII sesuai dengan visi misinya melakukan perannya di masyarakat untuk berperan atau berkontribusi nyata membina umat di berbagai bidang melalui dakwah, pendidikan, kegiatan sosial termasuk kegiatan ekonomi dalam kerangka syiar Islam sesuai perintah Allah SWT dan Rasul Muhammad SAW. Untuk merealisasikannya, LDII  harus bersinergi dengan pemerintah, agar semua kegiatannya berjalan lancar dan efektif. Salah satunya dengan Kemenag.


“Sebagai ormas Islam, LDII harus bersinergi dan mendukung program-program yang dilaksanakan pemerintah, termasuk program dari Kemenag. LDII selalu berusaha memberikan kontribusi untuk pemerintah dan masyarakat,” urai Asep.


Sementara itu, Ketua Ponpes Sumber Barokah sekaligus Dewan Penasihat DPD LDII Kab. Karawang,  Ir. H. Mustaghfirin mengatakan, Ponpes Sumber Barokah sejak tahun 2017 meningkatkan intensitas  kerjasama dengan Kemenag dalam penyelenggaraan kegiatan pendidikan agama seperti pendidikan dakwah, wawasan kebangsaan, manasik haji dan umrah, serta kegiatan antar ponpes termasuk kegiatan olahraga, seperti sepak bola, pencak silat dan lainnya yang baik di tingkat provinsi maupun nasional mewakili Kabupaten Karawang.


“Kerjasama ini berdampak positif sangat bagi Ponpes Sumber Barokah, warga LDII dan juga warga masyarakat sekitar pondok pesantren,” ujar Mustagfirin.


Dalam sambutannya, Kakankemenag Kab. Karawang H. Dadang Ramdani M. Si menyatakan, penjabat di Kemenag Kota/Kabupaten pada hakekatnya instansi vertikal, yang bertanggung jawab kepada pemerintah pusat untuk menjalankan akuntabilitas tata kelola birokrasi agar sesuai dengan visi misi dan entitasnya untuk melayani masyarakat dalam urusan dan kegiatan keagamaan termasuk pendidikan dan pembinaan.


“Saya mengucapkan terima kasih karena LDII Karawang  program-programnya sudah sinergi dengan Kementerian Agama. LDII juga sangat dekat karena menjalankan berbagai program khususnya terkait kegiatan pondok pesantren. Kontribusi LDII dalam FKUB juga menjadi hal positif yang bisa di syi’arkan ke kotakabupaten lain agar bisa dijadikan rujukan,” urai Dadang.


Selain itu, Dadang menyampaikan beberapa pesan, yakni pertama, peran ormas dalam pembinaan umat untuk meningkatkan kualitas beragama sangat diperlukan. Pasalnya, ini termasuk peran positif ormas dalam membantu pemerintah, termasuk program pembinaan dan pendidikan haji dan umroh yang termasuk  program  prioritas.


“Kedua, moderasi agama dan persaudaraan antar umat perlu menjadi pemikiran utama saat ini. Tujuannya agar kehidupan beragama di Indonesia bisa harmonis berdasarkan rasa saling menghormati dan menghargai, serta tetap dalam koridor saling menjaga hak-hak meyakini ajaran dan kepahaman agamanya masing masing,” terangnya.



Ketiga, lanjut Dadang, agar LDII Karawang yang sudah inklusif dan sinergi dengan pemerintah agar terus membina jamaahnya agar bisa mempertahankan kondisi ini  dan menjadi contoh bagi kota kabupaten lainnya.


Menanggapi hal itu, Asep mengatakan, LDII memberikan harapan  kepada pemerintah dalam hal ini Kemenag, agar bisa mendukung kelancaran seluruh kegiatan-kegiatan LDII di seluruh wilayah Kabupaten Karawang. Sehingga menjadi lebih  baik dari segi kelembagaan, kualitas  tata kelola, kinerja maupun sumberdaya. (fadel)

ldiijabar.com

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama