Pengurus LDII Banyumas 2020 - 2025 Dikukuhkan Oleh Prof. Dr. Singgih Tri Sulistiyono



PURWOKERTO - (10/10). Mengutip berita yang ditayangkan di https://www.suarapurwokerto.com/banyumas/4138/h-sutanto-kembali-pimpin-dpd-ldii-banyumas  Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW)  LDII Jawa tengah Prof. Dr. Singgih Tri Sulistiyono mengukuhkan 47 Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Banyumas masa bakti 2020-2025, Sabtu (10/10/2020) di Pendopo Sipanji Kabupaten Banyumas. Kepengurusan DPD LDII yang baru kembali dipimpin oleh H Sutanto ketua pengurus sebelumnya.

Bupati Banyumas Achmad Husein mengakui selama masa pemerintahannya, di Pemkab Banyumas LDII telah bersinergi dengan baik. Di bawah naungan MUI yang mengayomi semua organisasi Islam.  

"Selama saya memimpin Banyumas peran LDII terlihat dalam kegitan kemanusian, yang sudah menyatu dan dapat saling bersinergi dengan Pemkab," kata Bupati

Ketua DPD LDII Kabupaten Banyumas H Sutanto mengungkapkan bahwa ada sekitar 40 persen pengurus, merupakan wajah wajah baru, dan 60 persen pengurus lama.

"Termasuk saya selaku ketua sudah yang ke 8 kalinya masih diberi amanah,” katanya

Dalam sambutan pengarahan Ketua DPW  LDII Jawa tengah Prof. Dr. Singgih Tri Sulistiyono mengatakan, kepengurusan DPD LDII lima tahun kedepan, memiliki nilai yang sangat strategis. Karena sekarang sedang memamsuki era yang penuh dinamika, baik  itu dinamika yang bersumber dari kekuatan internaional, nasional maupun masyarakat lokal, yang akan mempengruhi kinerja LDII  bisa memberikan sumbangan  sebaik-baiknya kepada masyartakat yang sedang mengalami dinamika.

“Bahkan beberapa hari ini juga masih menyaksikan dinamika itu terjadi, adanya mis informasi terjadi antara elit dengan masa, dalam percaturan politik di Indonesia. 

"Ini mau tidak mau, LDII yang hidup dalam masyarakat harus memberikan kontribusi sehingga bisa menjadi pendingin, dalam ketegangan  komunikasi politik. Meskipun kita sebagai  lembaga dakwah tetapi setiap hari kita berkutat dan berkomunikasi, dengan masyarakat secara langsung maka kita sebagai ujung tombak untuk memeberikan kontribusi yang positif terhadap bangsa dan negara.” ungkap Singgih.

Posting Komentar

0 Komentar