Pemuda Harus Nggedodor, Jangan Loyo !



Berikut ini adalah bunyi tiga keputusan Kongres Pemuda Kedua tanggal 27-28 Oktober 1928 di Jakarta, sebagaimana tercantum pada prasasti di dinding Museum Sumpah Pemuda di Gedung Kramat 106 Jakarta Pusat.

 

Pemuda Harus NGGEDODOR, Jangan Loyo !

Pertama:

Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.

Kedoea:

Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.

Ketiga:

Kami poetra dan poetri Indonesia mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.

Presiden Jokowi memberikan pesan kepada seluruh pemuda melalui instagram @jokowi, Rabu (28/10/2020)

Para pemuda dari seluruh Nusantara berkumpul, 28 Oktober 1928, tepat sembilan puluh dua tahun lampau. Mereka melupakan perbedaan, mengumandangkan ikrar bersama, seraya menganyam impian tentang Indonesia yang bertanah air, berbangsa, dan berbahasa yang satu: Indonesia.

Hari ini, ikrar para pemuda di tahun 1928 itu masih bergema. Semangat, tekad, dan cita-cita pemuda Indonesia tetap menyala-nyala, bersatu melewati masa-masa sulit pandemi ini, bangkit dan menjadikan Indonesia sebagai negara yang maju.



Melalui program Tri Sukses Generasi Penerus, LDII Kotawaringin Timur menempatkan ruh semangat perjuangan pemuda tempo dulu yang gigih turut serta berjuang untuk kemerdekaan Indonesia. Meliputi pengajaran, pembinaan, dan pengaplikasian tuntunan hidup yang tercantum dalam Al Quran dan Al Hadist menuju insan kamil. Profesional Religius, sukses di dunia dan akhirat.

Tri Sukses yang ditanamkan adalah pertama menjadi insan yang fakih kedua menjadi insan yang berakhlaqul karimah  dan ketiga menjadi insan mandiri.  




Posting Komentar

1 Komentar