TURUT BERDUKA CITA ATAS TRAGEDI JATUHNYA PESAWAT SRIWIJAYA JT-182

Ujung Pandaran, Pantai Eksotik Berpanorama Indah Berpaduan Warna Biru Dan Coklat

فَبِأَىِّ ءَالَآءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
[Surat Ar-Rahman (55) ayat 13]

Terletak di selatan Kabupaten Kotawaringin Timur, Pantai UJUNG PANDARAN menjadi salah satu destinasti wisata yang layak dikunjungi. Hamparan pasir putih membentang dari muara Teluk Sampit hingga lebih dari 5 kilometer ke arah Kuala Pembuang dengan panorama lautan mengarah ke Laut Jawa. Pemandangan akan nampak makin eksotis saat anda berada di pagi hari menyongsong terbitnya matahari.

Selain rumah singgah yang disediakan oleh pemerintah daerah Kowaringin Timur, beberapa mess / villa yang dikelola oleh swasta maupun perorangan banyak dijumpai disana. Sewa kamar inap dengan fasilitas ruang ukuran 3x4 bertarif dikisaran harga 300 - 500 ribu per malam.
Kebanyakan pengunjung menghabiskan waktu mereka dari pagi hingga siang dengan bermain air di tepi pantai. Dan apabila anda berkeinginan untuk berada lebih jauh ke tengah laut sambil menguji nyali, silakan menyewa motor boat yang disediakan

Diujung timur berbatas muara teluk Sampit, terdapat pemukiman penduduk lokal yang rata - rata bermata pencaharian nelayan. Hilir mudik perahu nampak terlihat di saat para nelayan bersiap melaut mencari penghidupan ikan di laut.

Bersama keluarga, penulis hari Minggu lalu meluangkan waktu berekreasi ke Pantai Ujung Pandaran. Dengan menggunakan kendaraan darat berupa mobil dari pusat kota Sampit sekitar jam 03.30 WIB tiba di lokasi sekitar jam 06.30 WIB. Waktu tempuh normal rata-rata 2 sampai 3 jam dengan kecepatan tak lebih dari 40 - 80 KM/Jam termasuk istirahat melaksanakan sholat subuh di jalan. Selain untuk refreshing, melepas kepenatan di sela - sela kesbukan rutinas kerja, dengan berkunjung ke obyek wisata alam juga untuk menguatkan keyakinan kita sebagai makhluk bahwa ada Tuhan Sang Pencipta yang membentangkan bumi. lautan dan seisinya. Alloh Akbar ! Alloh Maha Besar !

ٱلَّذِينَ يَذْكُرُونَ ٱللَّهَ قِيَـٰمًۭا وَقُعُودًۭا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِى خَلْقِ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَـٰذَا بَـٰطِلًۭا سُبْحَـٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ

(yaitu) orang-orang yang mengingat Alloh sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka. [Surat Ali-Imron (3) ayat 191]

Tugas manusia adalah menjaga karunia nikmat alam tersebut agar tetap lestari. Berperilaku sehat dengan selalu menjaga kebersihan lingkungan sekitar pantai. Insya Alloh, laut pun akan berkawan dengan kita dan semakin indah.

Semoga Alloh memberi manfaat dan barokah.





























  

Post a Comment