Anak iblis ini beserta para syetan pengikutnya bertugas di rumah-rumah untuk menyesatkan penghuni rumah. Upayanya ditujukan agar penghuni rumah tidak aktif beribadah, tidak berdzikir dan berdoa kepada Allah SWT, banyak tidur, lupa sholat, malas sholat sunah, malas bangun malam, membuat suasana rumah selalu panas, geger antara suami isteri, orang tua dengan anak, saudara dengan saudara, atau keluarga dengan familinya.

Dasim akan selalu berusaha agar suatu keluarga gagal dalam membina keharmonisan dan kebahagiaan. Dalam hal agama, Dasim beserta syetan-syetan pengikutnya mencampuradukkan antara yang haq dan yang batal, yang murni dengan yang palsu, yang sunah dengan yang bid'ah, dan antara iman dengan syirik, khurofat, tahayul.
Diluar rumahpun, iblis-iblis yang lain juga sudah siap menyambut seseorang dengan mengacaukan keimanannya. Kemana saja manusia pergi, kesitu pula syetan-syetan pembantu iblis mencari kesempatan menyesatkannya, tercantum di dalam hadist yang diriwayatkan Muslim
" Sesungguhnya syetan datang kepada seseorang dari kamu sekalian dalam keadaan yang bagaimana saja ...."
Seorang muslim dituntut untuk selalu mewapadai usaha-usaha Dasim beserta syetan pengikutnya yang berkeliaran di rumah-rumah untuk menyesatkan orang iman dari agama Allah SWT. Dan seorang muslim juga bisa selalu meramaikan rumah dengan tilawatil quran, memperbanyak dzikir dan doa.
Dalam hadist riwayat Muslim Rasulullah SAW bersabda :
" Jangan kamu jadikan rumah-rumah kamu seperti kuburan (sepi). Sesungguhnya syetan lari dari rumah yang dibacakan surat Al Baqarah di dalamnya "
(KH Kasmudi)